Minggu , Mei 16 2021
Home / Ruwa Jurai / Mesuji / Komisi C Kecewa Pemaparan Pihak RS.Puri Husadatama Tidak Jelas

Komisi C Kecewa Pemaparan Pihak RS.Puri Husadatama Tidak Jelas

LAMPUNG1.COM, Mesuji – Komisi C DPRD Kabupaten Mesuji merasa sedikit kecewa karena ada kejanggalan dalam pemaparan yang dijelaskan pihak Rumah Sakit Puri Husadatama terkait mahalnya biaya pengobatan yang dikeluhkan masyarakat

“Saya pribadi merasakan ada beberapa kejanggalan yang harusnya kita klarifikasi,” tegas Ketua Komisi C DPRD Mesuji Idrus Topik saat menggelar hearing bersama pihak Dinas Kesehatan, RS Puri Husadatama dan pihak BPJS yang ada di Kabupaten Mesuji yang berlangsung diaula Gedung DPRD setempat, Selasa (3/4/2018).

Idrus menjelaskan, ada beberapa pertayaan yang diajukan kepihak RS Puri Husadatama, namun pihak RS tidak dapat menjelaskan secara rinci.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya berencana akan turun langsung ke RS Puri Husadatama untuk memastikan apa yang menjadi keluhan masyarakat seperti halnya biaya pengobatan dan perawatan yang mahal yang dialami warga hanya operasi mulut akibat kecelakaan dan dirawat harus mengeluarkan biaya capai Rp19 juta.

BACA JUGA:  Kelanjutan DD Padang Tambak 2017, Ini Kata Ketua Komisi I DPRD

“Mereka menjawab namun tidak secara gamblang menjelaskannya, untuk itu kami memutuskan untuk turun kelapangan melakukan inspeksi mendadak (Sidak),’ jelasnya seraya mencetuskan segera akan mengatur jadwalnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan melihat langsung RS Puri Husadatama layak atau tidak layaknya, minimal semua persyaratan yang ada dan dibutuhkan untuk sebagai acuan manjadi Rumah Sakit itu harus lengkap semua, jangan sampai surat operasinya tidak hidup.

Selanjutnya kata dia, Jika terbukti tidak layak, mengingat RS Puri Husadatama kapasitasnya sangat besar, jadi jangan sampai ada hal-hal yang RS itu sudah beroperasi, sudah buka tetapi ada beberapa yang tidak memenuhi syarat ataupun yang mereka lewati ataupun yang itu tidak masuk di dalam aturan.

BACA JUGA:  Satgas TMMD 107 Kodim Kudus Main Volly Bersama Warga Desa Kedungsari

“Nah ini yang kami tidak mau jadi kesiapan-kesiapan itu sampai di manajemen sendiri akan kami lihat, kami nilai dari penjelasan itu pun juga sepertinya manajemen Mereka belum siap untuk beroperasi di Rumah Sakit,” jelasnya.

Namun kata dia, ini baru asumsi penilaian kami baiknya nanti bagaimana di lapangan, ketika di lapangan pasti akan kami kumpulkan semua manajemen untuk dapat bersama-sama kami melihat kesiapan manajemen mereka.

“Bagian-bagiannya bidang-bidangnya yang paling pasti sudah terlihat semua ini yang hadir saja hanya kepada manajemen walaupun kalah manajemen seharusnya mereka mengubah manajemen ini sepertinya tidak menguasai manajemen ini, Nah ini ada apa,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Mbah Suji Tak Sabar Inginkan Jalan TMMD Segera Selesai  

Kemudian kata dia, pihaknya berharap RS kalau bisa jauhkan dari pemikiran negatif. Tinggal bagaimana kita mengawalnya dari sistem pembiayannya, seperti apa itu teknisnya.

“Jangan sampai rumah sakit tersebut mereka beroperasi yang kayak buka warung kelontongan, itu menyangkut praktek dokternya dan masyarakat yang berobat di situ jadi semuanya harus yang jelas artinya pelayanan rumah sakit harus maksimal. Dalam sidak nanti kita juga akan cek tempat pembuangan limbah nya,amdalnya ataupun parkirnya ataupun ruang rawat inapnya ataupun kelas-kelasnya,” jelas Idrus.

Sementara itu, ketika dimintai keterangan, pihak menegement Rs Puri Husadatama Yosep mengaku pihaknya tidak membawa kelengkapan surat menyurat yang diminta oleh DPRD Mesuji.

“Kami akan melengkapi data-data yang ada, karna sekarang saya ga bawa,” cetusnya singkat. (Aam)

About redaksi1 redaksi1

Check Also

H+3 Lebaran, Walikota Pimpin Operasi Yustisi Di Kota Metro

LAMPUNG1.COM, Pemerintah Kota Metro, menggelar Operasi Yustisi, di kawasan-kawasan yang biasa digunakan warga masyarakat untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *