Rabu , Juli 20 2022
Home / kriminal / Polisi Tembak Mati Residivis Curas Di Lampung Timur

Polisi Tembak Mati Residivis Curas Di Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Petugas Kepolisian Gabungan Polres Lampung Timur, Polsek Way Jepara, dan Polsek Sukadana, menembak mati, seorang tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas), yang nekat melawan dan sempat membahayakan nyawa petugas Kepolisian, yang berusaha menangkapnya.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro, melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Galih Putra, pada Minggu (22/4), menjelaskan bahwa inisial tersangka adalah MR (54) warga Kecamatan Way Jepara.

BACA JUGA:  Silaturahmi di Kaliawi, Ike Edwin: Saya Akan Bawa Bandar Lampung Mendunia

Tersangka dan rekan-rekannya, diduga terlibat dalam aksi Curas terhadap Marsam (68) warga Kecamatan Way Jepara, pada Desember 2017 lalu.

Aksi kejahatan diduga dilakukan dengan cara menjebol dinding rumah yang terbuat dari papan, lalu mengancam korban dengan alat yg menyerupai senjata api, kemudian menggasak 2 unit sepeda motor jenis Yamaha Vega R warna merah dan biru, plus STNK dan BPKB-nya, serta 2 unit telepon genggam.

BACA JUGA:  Pastikan Stok Material Tercukupi, Setiap Hari Sertu Jumadi Cek Mobil Material yang Masuk Lokasi TMMD

Petugas Kepolisian yang melakukan penyelidikan, berhasil mengidentifikasi keberadaan tersangka, tetapi saat akan dibekuk, tersangka nekat melawan, bahkan sempat berusaha menembak petugas Kepolisian, sehingga terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas, yang mengakibatkannya meninggal dunia.

“Dari tangan tersangka yang ternyata merupakan Residivis dari beberapa kasus kejahatan ini, polisi berhasil menyita Senjata Api sebagai barang bukti”, tegasnya. (Eko Arif)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Puluhan Pelajar Ikuti Seleksi Pocil Di Mapolres Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Puluhan pelajar dari berbagai Sekolah Dasar, di Kabupaten Lampung Timur, pada Rabu (20/7), mengikuti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.