Kamis , Desember 13 2018
Home / Hukum Kriminal / Oknum Kasi Dinas Pariwisata Lamteng Diduga Akan Selewengkan Dana Kegiatan

Oknum Kasi Dinas Pariwisata Lamteng Diduga Akan Selewengkan Dana Kegiatan

LAMPUNG1.COM, Lampung Tengah – Aroma Korupsi dan Penyalahgunaan wewenang di Kabupaten Lampung Tengah ternyata masih sangat menyengat. Diketahui dana kegiatan yang digelontorkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah untuk menjalankan fungsi birokrasi ternyata masih rentan untuk diselewengkan oleh pejabat terkait.

Seperti yang terjadi di Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Tengah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru berumur satu tahun ini (sebelumnya tergabung dengan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata) diduga bermasalah, lantaran diketahui ada niatan dari oknum Kepala Seksi (Kasi) di Dinas tersebut yang akan menyalahgunakan dana kegiatan di Dinas Pariwisata untuk kepentingan pribadi.

Hal itu dibeberkan PJ (36) kepada Lampung1.com. Pj menceritakan, bahwa Tapian Suri Sundari yang diketahui adalah Kasi di Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Tengah mempunyai hutang (kredit handphone) kepada dirinya. Ketika ditanya soal pembayaran, Kasi satu ini selalu bilang “nanti tunggu uang kegiatan cair dulu”.

Bosan dengan janji Tapian yang sudah 7 bulan tidak membayar cicilan handphonenya, PJ kembali menanyakan perihal pembayaran, tetapi kali ini BD suami dari PJ yang diminta untuk menanyakan kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang Pengembangan Destinasi, Industri dan Kelembagaan Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Tengah ini, namun tetap mendapat jawaban yang sama, Tapian tetap mengandalkan dana kegiatan Dinas Pariwisata Lampung Tengah yang belum cair.

Ternyata Informasi yang diterima dari PJ ini benar adanya, kabar tentang dana kegiatan akan dipakai untuk kepentingan pribadi sang Kasi dibenarkan oleh salah satu staf Dinas Pariwisata Lampung tengah.

Wanita yang enggan disebutkan namanya ini mengakui bahwa memang dirinya mengetahui jika dana kegiatan dikantornya itu akan di”Korup” oleh Tapian. Bahkan dirinya sempat melarang dan menentang keinginan Tapian tersebut dengan mengatakan bahwa dana kegiatan tidak bisa dipergunakan untuk kepentingan pribadi atasannya tersebut.

“Kalau memang dana kegiatan itu mau dipake untuk bayar handphone, maka tolong belikan kami semua staf staf ini juga dengan dana itu, jangan cuma untuk keperluan kamu saja, ” ungkapnya menirukan perbincangan dia dengan petugas PPTK.

Hingga berita ini diturunkan, Kasi yang bersangkutan tidak dapat dikonfirmasi terkait dugaan penyelewengan ini. Ketika ditelepon tidak diangkat, dikirimi pesan singkat pun tidak dibalas, meski kondisi HP dalam keadaan aktif, dan pesan yang dikirim pun berstatus terkirim.

Terpisah, Dr. Hieronimus soerjatisnanta,S.H.MH atau yang akrab disapa Pak Tis pakar Hukum Universitas Lampung mengatakan, bahwa kalau dana kegiatan suatu Dinas dipakai untuk kepentingan pribadi apapun bentuknya itu adalah Korupsi.

“Ooh kalau Dana kegiatan dipakai untuk kepentingan pribadi itu namanya sudah Korupsi, bukan lagi Indikasi Korupsi tapi sudah masuk kategori Korupsi dan bisa dipidanakan karena jelas melanggar Undang Undang Korupsi,”tegas pemilik Desertasi yang berjudul progresifitas pembentukan Peraturan Daerah yang berbasis kesejahteraan masyarakat ini. (Adi)

About admin

Check Also

Polisi Bongkar Sindikat Pembobolan Rumah PNS Di Pekalongan

LAMPUNG1.COM, Jajaran Kepolisian di Lampung Timur, berhasil membongkar sindikat Pembobolan rumah, yang beraksi di wilayah …

4 comments

  1. Itu kalau ngak salah kadisx namax Diana.
    Koruptor ulung tukang sunat, dana kegiatan. Coba mas ditelusuri dan bongkar. Ngak mungkin cuma kasi yang bermain dengan anggaran, pasti atasannya pula, terutama KADIS

  2. Coba telusuri dari kepala Bidang(KABID), sampai ke Kepala Dinas (KADIS) nya, karena kalau level Kasi saja bisa begitu pasti diatasnya lebih parah lagi(Kabid, Sekretaris, kadis)

  3. Wah parah tuh mau korup duit kegiatan

    • Coba telusuri dari kepala Bidang(KABID), sampai ke Kepala Dinas (KADIS) nya, karena kalau level Kasi saja bisa begitu pasti diatasnya lebih parah lagi(Kabid, Sekretaris, kadis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!