Sabtu , Juli 24 2021
Home / hukum / Warga Keluhkan Sikap Oknum Pol PP Bandar Lampung

Warga Keluhkan Sikap Oknum Pol PP Bandar Lampung

LAMPUNG1.COM Bandar Lampung – Penjual Meubeler di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa mengeluhkan sikap Oknum Satpol PP Bandar Lampung.

Keluhan itu bermula saat beberapa oknum Pol PP yang mendatangi lokasi salah satu penjual dengan alasan pedagang meubeler tersebut telah melanggar Perda Bandar Lampung, karena memasang tarub.

Lucunya, oknum Pol PP yang berinisial¬†AS dan JR yang datang ke lokasi Toko Meubeler alat rumah tangga ini untuk meminta pedagang “berkoordinasi” karena telah menggunakan halaman gedung usaha mebel ini untuk melakukan promosi dengan memajang sejumlah barang seperti kursi, tempat tidur serta lemari yang sedang memberikan diskon hingga 70 persen.

BACA JUGA:  Petani Pesawaran Keluhkan Distribusi Pupuk ke Tim JAYA

Kemudian, sejumlah oknum Pol PP yang datang tersebut untuk menawarkan untuk berkoordinasi dengan mereka.

“Bisa bayar resmi atau bisa tidak resmi. Kalo tidak resmi mereka akan bantu kepengurusannya melalui mereka, dengan koordinasikan dengan pimpinannya, dengan catatan jika tidak diurus maka tenda promosi yang ada di depan gedung Mebel ini terancam dibongkar Pol PP Kota Bandar Lampung,”

kata Dony pemilik toko meubeler di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, menirukan kalimat oknum Pol PP Bandar Lampung tersebut, Kamis (17/05/2018) malam.

BACA JUGA:  1 Nyawa Melayang Di Jalan Lintas Timur

Dony mengaku, keberatan dan kecewa dengan ulah oknum Sat Pol PP tersebut. Pun sempat mempertanyakan alasan apa dirinya disarankan untuk membongkar tarub dan bisa dibantu asal ada koordinasi dengan membayar tidak resmi melalui mereka.

“Saya mantan Anggota DPRD Lampung, juga mengerti tentang aturan, saya mempertanyakan hal tersebut, namun tidak bisa dijawab oleh mereka (oknum Pol PP). Saya tidak mengganggu Trotoar dan tidak menggangu lahan jalan umum, semua berdiri di dalam pekarangan, kenapa harus mau dibongkar? Namun tidak mendapatkan jawaban yang diharapkan dan akhirnya petugas tersebut pamit,” papar Dony.

BACA JUGA:  Polres Tanggamus Amankan 2 Tersangka Curas

Dony menyesalkan gaya-gaya preman yang ditunjukkan oknum Pol PP Bandar Lampung tersebut.

“Kalo mau menertibkan semua jalur pertokoan tertibkan semua tidak ada pengecualian. Apalagi ada biaya koordinasi boleh resmi boleh tidak resmi. Ini namanya pungli. Saya mau

Pak Wali Kota Bandarlampung, untuk menertibkan ulah-ulah oknum Sat Pol PP tersebut, yang meresahkan pedagang,” kata Dony. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Komisi V Di Kab Tubaba

Lampung 1.com Tubaba:Dalam rangka kunjungan kerja perseorangan Reses masa persidangan V tahun 2020-2021 Drs H.Tamanuri.,MM.Anggota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *