Selasa , Mei 18 2021
Home / Nasional / Mahasiswa Pelapor Habiburokhman Menunjuk Cyber Indonesia sebagai Kuasa Hukum

Mahasiswa Pelapor Habiburokhman Menunjuk Cyber Indonesia sebagai Kuasa Hukum

LAMPUNG1.COM, Jakarta – Seorang Mahasiswa Danick Danoko melaporkan politisi Gerindera Habiburrahman terkait ucapannya soal ‘Mudik Neraka’ yang terjadi pada hari Rabu (13//06/2018) lalu.

Danick Danoko melaporkan dugaan tindak pidana melalui Polda Metro Jaya pada (20/06/2018). Ketua ACTA sekaligus Ketua DPP Gerindra Habiburokhman dinilai sering mencari sensasi dan mengeluarkan pernyataan yg jauh dari fakta sebenarnya sehingga membuat kegaduhan dan keonaran di tengah masyarakat.

Danick Danoko Mahasiswa Jurusan FISIP sebuah Universitas di Jakarta Menunjuk Aulia Fahmi SH – Ketua Cyber Indonesia sebagai Kuasa hukumnya.

Pengacara Aulia Fahmi yang juga Ketua Cyber Indonesia menegaskan bahwa seseorang yang melaporkan dugaan tindak pidana ke Kepolisian tidak dapat dilaporkan balik dengan tuduhan dugaan pencemaran nama baik. Karena Pelaporan tersebut adalah hak Warga Negara Indonesia yang dilindungi oleh UU.

BACA JUGA:  Semangat 45 Satgas TMMD dan Warga Melanjutkan RTLH

Pelapor yg kebetulan tahu persis pada waktu dan tempat yang disebutkan sedang mengantarkan rekannya ke merak mudik menuju lampung, sehingga ia mengetahui persis bahwa yang dikatakan Terlapor Habiburokhman adalah tidak benar dan menyesatkan, apalagi yang bersangkutan juga mengakui tidak menggunakan jalur darat tapi melalui rute penerbangan, jelas istilah Mudik Neraka ini kebohongan namanya, ungkapnya.

Kebohongan lainnya menurut Danick Danoko pada saat H-2 lebaran waktu dan tempat yg dipermasalahkan, Habiburokhman tidak berada dilokasi sebagaimana yang dia persoalkan, saya heran kok dia mengaku harus menunggu lama untuk bisa masuk ke kapal penyeberangan dipelabuhan merak padahal dia diduga kuat sudah berada di Lampung sesuai jadwal tiket pesawat, tidak mungkin akan ada dua orang yang sama di tempat yang berbeda, seperti adagium pernyataan yang dibuat-buat itu pasti ada yang aneh. Maka daripada menimbulkan polemik kita uji saja melalui proses hukum dengan melaporkan.

BACA JUGA:  Satgas Cek Suhu Tubuh Warga Sebelum Program Non Fisik TMMD Reguler 109 Karanganyar

Saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Danick Danoko menceritakan bahwa pada H-2, dirinya juga menempuh jalan dari Kediamannya du Jakarta menuju Pelabuhan Merak guna mengantar Rekannya yang berinisial APJ untuk pulang ke kampung Halamannya di Lampung,ungkapnya kepada Wartawan Lampung1.com, Jum’at (22/06/2018).

Di lain sisi Jack Boyd Lapian – Sekjen Cyber Indonesia mengatakan ini adalah kasus hukum antara seorang Mahasiswa aktivis muda vs Ketua DPP Partai Gerindra yg diduga kuat ingin menjatuhkan kinerja Presiden Jokowi melalui “Mudik Neraka” yang kami analisa dan kaji adalah membuat propaganda seolah kinerja Pemerintah tidak ada yang benar dimata seorang Habiburokhman.

BACA JUGA:  Winarti Hadiri peringatan HUT Kampung Menggala Ke-35

Terlapor Habiburokhman dilaporkan dugaan tindak pidana pasal 14 dan Pasal 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan atau pasal 28 ayat 2 Jo. Pasal 45 ayat 2 dan atau Pasal 27 ayat 3 Jo. Pasal 45 ayat 3 UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

Ketua ACTA sekaligus Ketua DPP Gerindra Habiburokhman melaporkan balik (21/06/2018) di Bareskrim Polri kepada Mahasiswa bernama Danick Danoko terkait Pencemaran Nama Baik. (Adi)

About admin

Check Also

Pengurus Dharma Pertiwi Cabang Cilacap Dikukuhkan

LAMPUNG1.COM, Cilacap – Ketua Dharma Pertiwi Cabang Cilacap Ny. Ninda Andi Afandi memimpin penandatanganan berita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *