Sabtu , Oktober 20 2018
Home / Nasional Mancanegara / Lion Air Jadikan Keindahan Sulut dan Keramahan Masyarakatnya Sebagai Destinasi Popular ke-2 di Indonesia
Penyambutan inagurasi perdana Manado – Tianjin – Manado oleh Jusman, Manajer Operasional Bandar Udara Sam Ratulangi (ke-9 dari kiri) bersama kru dan ground staff Lion Air.

Lion Air Jadikan Keindahan Sulut dan Keramahan Masyarakatnya Sebagai Destinasi Popular ke-2 di Indonesia

LAMPUNG1.COM, Sulawesi Utara – Penerbangan Manado – Tianjin semakin memperkuat komitmen Lion Air dalam mengakomodir tingginya permintaan perjalanan udara “traveling” dari wisatawan mancanegara (wisman) untuk bepergian secara mudah ke Indonesia melalui Denpasar dan Manado, demikian juga sebaliknya wisatawan nusantara (wisnus) bisa mewujudkan mimpinya ekspolarasi tujuan wisata di Tiongkok khususnya Tianjin.

Peluncuran jaringan internasional tersebut telah menjadikan Lion Air sebagai satu-satunya maskapai terkini dan yang pertama menghubungkan non-stop Manado ke Tianjin pergi pulang. Pencapaian itu sekaligus menempatkan Manado sebagai destinasi ke-2 di Indonesia setelah Denpasar, Bali yang baru dibuka Sabtu lalu (21/07/2018) dan langsung terkoneksi dengan kota berciri khas “The Eye of Tianjin” roda ferris di atas jembatan.

Nuansa kearifan lokal semakin membuat betah wisatawan di Sulawesi Utara. Bukit Kasih yang ikonik telah melambangkan kerukunan hidup umat beragama bisa hidup berdampingan sesuai semboyan “torang samua basudara dan basudara baku-baku sayang”. Karena ketenarannya itulah, provinsi beribukota di Manado ini terus mendongkrak sektor pariwisata, dengan lebih memperkenalkan ke kancah mancanegara guna menggaet banyak turis, salah satunya Tianjin di Tiongkok,” jelas Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air dalam pesan tertulisnya, senin (23/07/2018).

Saat berada di Manado,lanjutnya, wisatawan dapat mencicipi sajian kuliner sembari menikmati spot pesona bahari ataupun berwisata belanja pernak-pernik produk UKM dan bermacam-macam olahan kreatif dari berbagai daerah.

“Untuk semakin meningkatkan minat segmen turis di kota tujuan Tiongkok seiring upaya Lion Air memberikan pengalaman tersendiri dan layanan terbaik selama perjalanan, wisatawan berkesempatan menjajal terbang dengan Boeing 737-900ER dengan 215 kursi kelas ekonomi, Boeing 737-800NG dengan 189 kursi kelas ekonomi dan Boeing 737 MAX 8 dengan 189 kursi kelas ekonomi,” ungkapnya.

Danang berharap, kehadiran rute favorit internasional yang baru diperkenalkan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara terutama ditopang dari sektor perdagangan dan pariwisata. Selain itu, Lion Air Group senantiasa mendukung program Kementerian Pariwisata RI dalam pencapaian 17 juta wisatawan menuju Indonesia.

Lion Air memproyeksikan pertumbuhan destinasi Manado sekitarnya akan semakin berkembang, sejalan inisiasi pemerintah, pelaku industri wisata, perhotelan, maskapai yang didukung banyak pihak. Data April 2018 Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara menunjukkan wisman yang datang ke Sulut didominasi dari Tiongkok 8.753 orang atau 86,54%, kemudian Jerman 213 orang (2,11%), Amerika 198 orang (1,96%), Hongkong 115 orang (1,14%) dan Singapura 101 orang (1,00%)”,ucap danang.

Perkembangan wisman pada triwulan pertama 2018 mencapai 29.413 orang. Angka ini meningkat dibandingkan jumlah pada triwulan pertama 2017 yaitu 17.941 orang.
“Total wisman yang datang ke Sulawesi Utara melalui pintu masuk Sam Ratulangi pada Mei 2018 yaitu 9.405 orang atau menurun 7,79% dibanding April 2018 yang mencapai 10.200 orang. Jika dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan yang sama pada Mei 2017 tercatat 5.589 orang, meningkat 68,28%,”pungkasnya.(Red)

About admin

Check Also

Bupati Tuba Hadiri Temu Karya Nasional, TTG XX dan PINDeskel Tahun 2018 di Bali

LAMPUNG1.COM, Tulangbawang – Hj. Winarti SE MH menghadiri Temu Karya Nasional, Gelar Teknologi Tepat Guna …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!