Minggu , Desember 16 2018
Home / Ruwa Jurai / Pemkab Tuba Paparkan Hasil Kegiatan  Apkasi Expo di Tanggerang
Kantor Bupati Tulang Bawang (Foto: Anggi)

Pemkab Tuba Paparkan Hasil Kegiatan  Apkasi Expo di Tanggerang

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Hasil dari kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia  (Apkasi) expo yang diikuti oleh Pemkab Tulang Bawang di Kota Tanggerang Provinsi Banten beberapa waktu lalu, disampaikan Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti SE, MH melalui Asisten II Drs. Tamami Akif saat Apel Rutin dilingkup Pemkab Tulang Bawang, Rabu (11/7/2018).

Jajaran Pemkab Tulang Bawang harus melakukan koreksi guna mengefektifkan kinerjanya kedepan. Dengan bermodalkan hasil Apkasi Expo tersebut.

Hal tersebut, perlu dilakukan dilakukan oleh Kabupaten Tulang Bawang guna melakukan peningkatan agar kedepan dapat memperoleh hasil yang baik dari pada Tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Tulang Bawang, Hj. Winarti, SE, MH itu, dengan maksud untuk menambah wawasan dan motivasi kerja pegawai.

“Saat Apkasi Ekspo, tampilan stand kita cukup menonjol dari pada Kabupaten lain, dan ini menjadi kebanggaan, karena stand kita tetap mampu menarik mata investor meski hanya salah satu dari ratusan stand yang ditampilkan di ajang tersebut,” ungkap Bupati Gotong Royong itu yang disampaikan oleh Pembina Apel Asisten II Drs. Tamami Akif.

Dipaparkan pada ajang ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang hanya menampilkan potensi daerah dan keunggulan daerah, tetapi tidak diperkenankan melakukan transaksi, sehingga hanya agar menarik investor.

“Untuk itu, mari kita tingkatkan potensi dan keunggulan kita, agar seperti komunitas-komunitas dapat kita bina, lalu bagaimana agar produk potensial dapat dimaksimalkan sehingga kedepan kita dapat tunjukkan lebih baik lagi,” tuturnya.

Sebagai contoh, sambung dia, mengenai kemasan produk harus semakin tampak bagus dalam segi tampilannya, dan hal ini harus menjadi prioritas dalam hal pembinaan kedepan.

“Selain itu, disiplin kerja sebagai pegawai diharapkan semakin dapat ditingkatkan, sebab semua ada mekanisme, jadi kehadiran dan izin harus jelas, bila akan melaksanakan izin itu ada waktu maksimalnya”,ujarnya.

“Dalam hal ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dapat memperhatikan dan mempelajari ataupun memahami ketentuan sebagai pegawai, sehingga apa saja rambu-rambu, etika dapat terus dilaksanakan,” tutupnya.(Ag)

About admin

Check Also

Andi Surya: Pelepasan dan Pengalihan HPL Way Dadi Dapat Berakibat Hukum di Belakang Hari

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – “Sebuah alas hak yang kuat harus bisa memberi ketegasan atas penguasaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!