Jumat , April 16 2021
Home / Hukum Kriminal / Diduga Menganiaya Guru Honorer Oknum Kepala Sekolah Dipolisikan

Diduga Menganiaya Guru Honorer Oknum Kepala Sekolah Dipolisikan

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat – Telah terjadi aksi Koboy yang dilakukan Oknum Kepala SDN Negeri Pahayu Jaya Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Berinisoal EM, terhadap Fauza Eviyana (25) Guru SMPN 2 Pagar dewa, Jumat (31/08/2018).

Arif suami Fauza kepada Lampung1.com mengatakan, bahwa istrinya mendapatkan perlakukan tidak terpuji oleh pimpinannya sendiri dihadapan banyak orang saat berada SDN Pahayu Jaya.

Ironisnya kekerasan tersebut perbuatan yang dilakukan tersebut tanpa diketahui penyebab atau kesalahan yang telah dilakukan kepada Guru yang status sebagai tenaga honorer tersebut.

Atas dasar itulah pihak keluarga korban tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum Polsek Sekincau dan meminta keadilan serta mengungkap perbuatannya karena selain atas dasar kekerasan.

BACA JUGA:  Gara-Gara Sangkur, Remaja Ini, Dibawa Kekantor Polisi

Pihak keluarga mengecam Perbuatan yang dilakukan oknum Kepala Sekolah tersebut tidak mencerminkan adat manusia yang berpendidikan. Terlebih korban bukan berstatus bawahan daripada pelaku kekerasan tersebut. Kendati begitu Pukulan tersebut sudah menyarang dipipi ibu satu anak ini.

“Walaupun pukulan yang dilayangkan tidak begitu keras. Tapi namanya tamparan didepan orang banyak jelas membuat istri saya malu dan down hingga dia menangis dan pulang kerumah,” ungkapnya.

Karena penasaran atas tindakan yang dilakukan oknum Kepsek tersebut kepada istrinya, Arif mendatangi oknum Kepsek guna menanyakan langsung kepada yang bersangkutan, apakah istrinya telah melakukan membuat kesalahan fatal hingga dihadiahi tempelengan. Namun anehnya oknum Kepsek seakan tak berdosa memberikan jawaban jika perbuatannya itu hanya sebuah candaan saja.

BACA JUGA:  Jalin Kedekatan, Anggota Satuan Tugas TMMD Bojonegoro Komsos Dengan Warga Kalongan

“sudah saya datangi oknum kepala sekolah, namun jawabanya atas tindakan penamparan itu merupakan prilaku candaan, saya tidak terima hingga saya lapor ke polisi, dan minta hukum seadil-adilnya,” tegas Arif.

Kapolsek Belalau Kompol Suharjono, mendampingi Kapolres Lambar AKBP Tri Suhartanto, S.I.K., membenarkan adanya pelaporan tersebut.

Saat ini pihaknya sedang mengumpulkan keterangan pelapor. Seterusnya pihak reskrim akan melakukan pemanggilan terlapor. Lantaran dari keterangan sementara masalah itu masuk pelanggaran Pasal KUHP 351 penganiayaan, diancam dengan pidana dua tahun delapan bulan penjara.

BACA JUGA:  Polisi Grebek Ilegal Mining

“Kami masih proses dan akan akan memanggil pelaku, karena jika melihat dari keterangan pelapor masalah ini masuk ranah penganiayaan,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Heru selaku Camat Pagar Dewa membenarkan adanya pelaporan ke pihak berwajib atas perbuatan tersebut, hingga saat ini dirinya meminta kepada pihak keluarga Fauza eviyana untuk berbesar hati dan sabar percayakan kepada kepolisian selaku penyidik tunggal dinegara Republik Indonesia.

Hingga kabar ini diturunkan oknum Kepala Sekolah tersebut belum bisa dikonfiramsi, dan saat dihubungi lewat telephone sedang tidak aktif. (Agus salim/Sumarlin)

About admin

Check Also

KPU BC Batam,Kanwilsus BC Kepri dan PSO BC Batam Berhasil Tangkap Kapal Motor Salwah 03 Diduga Akan Menyelundupkan Ratusan Karpet Ilegal

Lampung1.com Batam, 15 April 2021– Sinergi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam), …

One comment

  1. kepsek Sd mungkin Khilaf, abis minum kemarinya.. Maboknya sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *