Jumat , Februari 19 2021
Home / Ruwa Jurai / Pringsewu / Polres Tanggamus Gelar Focus Group Discussion
Kapolres Tanggamus saat menyampaikan sambutan dalam acara Fokus Group Discussion

Polres Tanggamus Gelar Focus Group Discussion

H.Sujadi Hadiri FGD Yang Digelar Polres Tanggamus

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Polres Tanggamus menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang pelaksanaan kegiatan Subsatgas Manajemen Kemitraan Satgas Nusantara 2018, di Ballroom Hotel Urban Pringsewu, Rabu (15/08/2018).

Kegiatan tersebut dalam rangka menangkal paham radikalisme,dengan mengusung ‘Melalui Focus Group Discussion, mari kita tingkatkan cinta tanah air NKRI dan tangkal paham radikalisme di wilayah hukum Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pringsewu’.

Kegiatan tersebut, dibuka oleh Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, diikuti sebanyak 100 orang peserta perwakilan dari berbagai unsur dan elemen masyarakat di Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Tanggamus.

BACA JUGA:  Pratu Hamka Duduk Dibatu Melepas Lelah Bersama Warga

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Pringsewu H.Sujadi dan Kasdim 0424/TGM, serta Ketua MUI Kabupaten Pringsewu K.H.Hambali, dengan sejumlah pemateri diantaranya Ketua FKPT Provinsi Lampung Dr.H.Abdul Syukur, M.Ag., Ketua MUI Provinsi Lampung K.H.Dr.Khairuddin Tahmid, M.H., Ustadz K.H.Munawir, S.Ag. dari PCNU dan MUI Kabupaten Pringsewu, serta Dian Fanshuri dari Pondok Pesantren Al-Hidayah, Pamenang, Pagelaran, Pringsewu.

Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma berharap, melalui kegiatan focus group discussion tersebut, dapat menghasilkan sesuatu yang dapat diterapkan dalam pengelolaan suasana dan kondisi yang bagus dan kondusif, sekaligus penyadaran kepada kita semua bahwa upaya mempertahankan NKRI dilakukan secara terus menerus.

BACA JUGA:  RSUDAM Sediakan Ambulans, Keluarga Bawa Pulang Jenazah Bayi Naik Angkutan Umum

“Kegiatan FGD ini sebagai momentum upaya mewariskan nilai patriotisme dan nasionalisme dalam menjaga keutuhan NKRI, serta dapat menggugah kita semua untuk mencegah radikalisme. “Ancaman terhadap NKRI sesungguhnya bukan saja dalam aspek serangan fisik, melainkan propaganda secara masif yang dilakukan oleh kelompok-kelompok radikalisme dan terorisme, seperti ISIS, dan lainnya. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

ditempat yang sama, Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan focus group discussion tersebut, mengingat penyebaran paham radikalisme ini sudah sedemikian rupa, terutama melalui social media. “Ini menjadi penting bagi setiap kita bahwa kita mempunyai tanggung jawab untuk menangkal radikalisme,” katanya.

BACA JUGA:  Bantuan Untuk Korban Gempa Lombok Masih Tertahan Di Bandara

Lebih lanjut Bupati Pringsewu menandaskan bahwa NKRI akan tetap tegak berdiri jika NKRT (Narkoba, Komunisme, Radikalisme dan Terorisme) dapat ditangkal dan dicegah.

“Semoga kita tidak terpancing dengan upaya-upaya pihak tertentu yang berupaya memecah belah NKRI. Kuncinya adalah pertahankan PBNU, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945,” tutupnya. (Adi)

About admin

Check Also

Oknum Anggota DPRD Kabupaten Tubaba diamankan Polisi

LAMPUNG1.COM,Tubaba:Satuan Reserse kriminal Polres Tulang Bawang Barat Telah mengamankan seorang oknum DPRD Kabupaten Tubaba yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *