Kamis , Februari 25 2021
Home / Pemerintahan / 12 Pekon dan 1 Kelurahan di Pringsewu Diresmikan Sebagai Sadar Hukum

12 Pekon dan 1 Kelurahan di Pringsewu Diresmikan Sebagai Sadar Hukum

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Ada dua belas pekon dan satu kelurahan dari 5 kecamatan yang berada di Kabupaten Pringsewu diresmikan sebagai pekon dan kelurahan Sadar Hukum. Daerah tersebut adalah Pekon Pujiharjo, Lugusari, Gemahripah dan Pamenang di Kecamatan Pagelaran, kemudian Pekon Fajaragung, Podosari dan Kelurahan Pringsewu Selatan di Kecamatan Pringsewu, selanjutnya Pekon Margosari dan Giritunggal di Kecamatan Pagelaran Utara, kemudian Pekon Selapan, Sidodadi dan Sukorejo di Kecamatan Pardasuka, serta Pekon Tegalsari di Kecamatan Gadingrejo.

Peresmian dilakukan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasonna H. Laoly yang diwakili oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Benny Riyanto bersama desa dan kelurahan lainnya dari kabupaten dan kota se Provinsi Lampung di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (12/9). Dihadiri Asisten II Provinsi Lampung bersama jajaran Fokorpimda Provinsi Lampung, Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung Bambang Haryono, Bupati Pringsewu H.Sujadi bersama para bupati se-Provinsi Lampung, para camat beserta kepala pekon dan lurah yang wilayahnya menjadi Desa atau Kelurahan Sadar Hukum.

BACA JUGA:  Ketua Umum BNM RI Kunjungi Klinik Rehabilitasi Pemkot Bandar Lampung

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pringsewu Sujadi juga menerima piagam penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan, beserta para camat dan kepala pekon serta lurah yang mendapat plakat dan medali dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Diserahterimakan pula sertifikat tanah untuk Balai Pemasyarakatan Pringsewu dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu kepada Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung oleh Bupati Pringsewu Sujadi. Serta ditandatanganinya nota kesepahaman bersama kerjasama hukum serta pengukuhan Duta Hak Asasi Manusia Provinsi Lampung.

BACA JUGA:  Agar Selalu Sehat, Satgas TMMD 109 Perbaiki Lapangan Volly Warga

Menurut Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung Bambang Haryono, Desa atau Kelurahan Sadar Hukum merupakan desa atau kelurahan yang telah dibina atau karena swakarsa dan swadaya, telah memenuhi kriteria sebagai Desa Sadar Hukum dan Kelurahan Sadar Hukum. Desa atau kelurahan binaan dapat ditetapkan menjadi Desa Sadar Hukum atau Kelurahan Sadar Hukum jika diusulkan oleh bupati atau walikota setempat setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan berdasarkan keputusan Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional.

Dasar pembentukan Desa atau Kelurahan Sadar Hukum adalah Peraturan Menkumham Nomor PHN.HN.03.05-73 Tahun 2008 Tentang Pembentukan dan Pembinaan Keluarga Sadar Hukum dan Kelurahan/Desa Sadar Hukum.

BACA JUGA:  Dibantu Bibit Dari Pemkab, Satgas Tanam Pohon Di Lokasi TMMD

Sementara itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasonna H. Laoly yang diwakili oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Benny Riyanto mengatakan penetapan Desa dan Kelurahan Sadar Hukum merupakan upaya untuk menguatkan keberadaan Indonesia sebagai Negara Hukum. Sekaligus untuk lebih mensinergikan serta meneguhkan upaya bersama dalam membangun masyarakat yang cerdas hukum.

Oleh karena itu, ia berharap desa-desa dan kelurahan yang telah ditetapkan sebagai Desa Sadar Hukum dapat menjadi percontohan bagi desa atau kelurahan lainnya di Provinsi Lampung ini. (Adi)

About admin

Check Also

Pra TMMD, Dandim 0703/Cilacap Meninjau Lokasi TMMD di Desa Karangkemiri

LAMPUNG1.COM,¬†Cilacap – Sebelum pelaksanaan program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I dibuka, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *