Jumat , Februari 19 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Fauzi Malanda : Media Online Cukup Diperhitungkan DalamPemberitaan

Fauzi Malanda : Media Online Cukup Diperhitungkan DalamPemberitaan

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Ketua Umum Brantas Natkotika dan Maksiat (BNM RI), Fauzi Malanda mengucapkan selamat dan mengapresiasi terselenggaranya Rakerda II Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung.

Menurut Fauzi, saat ini media siber (media online) cukup diperhitungkan dalam pemberitaan, alasannya kata Fauzi, media siber cepat dan luas jangkauannya.

“Sebagaimana kita ketahui media online sangat sangat diperhitungkan. Mengapa, jawabnya bahwa media online menggunakan alat komunikasi cepat dapat dilihat dari HP dan lainnya,” ucap Fauzi di sela Rakerda II SMSI Lampung, Kamis (20/09/2018).

Fauzi menambahkan, kecepatan media online dalam pemberitaan dipastikan semua kejadian atau kabar untuk khalayak ramai dapat di-update setiap detik pemberitaannya sehingga masyarakat segera mendapatkan pemberitaan tentang kejadian. Terutama masalah penanganan narkoba.

BACA JUGA:  Alzier Dianis Thabranie Berbagi Pengalaman Dengan UT Bandarlampung

Fauzi berharap, kehadiran media siber mampu memberikan informasi yang akurat, mencerdaskan dan tidak menyebarkan berita bohong.

“Mohon kiranya jangan menayangkan berita bila belum dapat kepastian tentang kejadian.Harus Tabayyun (mencari kebenaran). Sehingga tidak membuat masyarakat bingung. Sekali lagi sebagai lembaga pemberitaan kami sangat butuh akan kehadiran media online,” papar Fauzi.

Rakerda II Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung, yang mengusung tema Profesionalisme Media Siber Menuju Verifikasi Dewan Pers, yang digelar di kantor Saibumi.com, Jalan SA Tirtayasa 12, Sukabumi, Bandar Lampung, dan dibuka olehKepala Dinas Komunikasi Informasi dan Telematika (Kominfotik) Lampung, Achmad Crisna Putera yang mewakili Gubernur Lampung.

BACA JUGA:  Diduga Bisnis Narkoba, Warga Lampung Timur Dijebloskan Penjara

Mantan Pj Wali Kota Metro ini mengatakan, di Indonesia industri media siber saat ini sangat pesat, ada sekitar 47.000 media, sekitar 43.000 media online, saat ini masyarakat lebih percaya dengan media online.

“Dewan Pers pun kesulitan memberikan media online. Kami harap media online di Lampung memenuhi standar seperti yang dianjurkan Dewan Pers, di antaranya ada badan hukum, penanggung jawab, struktur media, visi-misi media online dan lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Untuk Menghindari Hal-hal Yang Tidak Diinginkan, Kodim 0410/KBL Melakukan Perbaikan Tutup Sumur Pada TMMD 109

Saat ini kata Crisna, biasanya media online yang kurang bermutu dengan sendirinya akan ditinggalkan pembacanya. Kominfo Provinsi Lampung tidak mempunyai kewenangan memblokir situs media online yang dianggap penyebar hoax atau membahayakan seperti terorisme dan lainnya.

“Namun itu kewenangan Kementerian Kominfo. Kami hanya melaporkan saja,” imbuhnya.

Ia berharap, dengan kegiatan ini bisa memberikan kontribusi yang positif tentang informasi edukasi dan keamanan di Lampung khususnya.

“Kita juga berharap agar media online yang baru tumbuh dilakukan pembinaan,” ucapnya. (Red)

About admin

Check Also

Empat Pelaku Perjudian Jenis Togel Ditangkap

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Polsek Semaka Polres Tanggamus menangkap empat pelaku perjudian jenis toto gelap (Togel) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *