Jumat , Februari 19 2021
Home / Ruwa Jurai / Fortuba dan Forkorindo Desak DPRD, Pemkab, dan Polres Usut Kecurangan Oknum SPBU

Fortuba dan Forkorindo Desak DPRD, Pemkab, dan Polres Usut Kecurangan Oknum SPBU

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Menyikapi banyaknya keluhan warga masyarakat lantaran adanya ketidakadilan dan kecurangan yang dilakukan sejumlah oknum pihak pengelola SPBU di Kota Menggala Kabupaten Tulangbawang demi meraup keutungan pribadi dengan lebih mementingkan pengecor BBM bersubsidi dari pada masyarakat umum, membuat Lembaga Swadaya Masyarakat Fortuba dan Forkorindo Kabupaten setempat, kembali mendesak DPRD, Pemkab dan Polres untuk mengurai benang kusut, Minggu (02/09/18).

Pasalnya, selama ini pihak pengelola SPBU yang ada di Menggala, berdalih pengecoran dilakukan guna memenuhi kebutuhan di daerah-daerah plosok Tulangbawang, namun nyatanya hal ini menjadi ajang, celah untuk melakukan pengecoran secara berlebihan sehingga masyarakat Menggala sendiri sampai tidak kebagian.

BACA JUGA:  Kemensos Berikan Bantuan Rp. 595.000.000 Kepada Bekas Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan

Saat Gunawan Lembaga Forkorindo dan Andika Lembaga Fortuba melakukan invesitgasi ke SPBU 24.345.107 Terminal Menggala, benar saja, saat malam hari ratusan Jerigen tersusun mengantri untuk diisi dengan ribuan liter BBM jenis Premium yang selanjutnya dibawa entah kemana rimbanya, lain lagi dari kendaraan mobil pengecor yang guna untuk dibawa ke Kampung-kampung terpecil Tulangbawang.

“Kami mewakili masyarakat, hanya ingin merasakan keadilan, jangan lebih mementingkan pengecor, perlu diketahui kekecewaan masyarakat saat ini sudah sangat tidak terbendung, jangan sampai ada aksi anarkis, jadi kami harap kepada pihak-pihak terkait untuk dapat cepat merespon,” kata Gunawan Forkorindo.

BACA JUGA:  Apresiasi Diberikan TIM Wasev Kepada Masyarakat yang Telah Mensukseskan TMMD 109 Kodim 0812

“Sementara kepada DPRD dan Pemkab diharapkan dapat menertibkan izin pengecoran, jangan sampai izin itu menjadi celah dan ajang para manusia rakus untuk mengambil BBM bersubsidi hingga tidak menyisakan masyarakat umum lagi,” pinta Andika Fortuba.

“Lalu kepada penegak hukum Polres Tulangbawang, kami minta untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku pengecoran berlebihan atau penimbunan BBM bersubsidi, sebab itu seharusnya diberikan untuk rakyat, bukan untuk seseorang saja, karena itu menyusahkan masyarakat banyak, maka ayo tangkap Mafia Migas,” pinta Forkorindo dan Fortuba. (Ag)

About admin

Check Also

Polisi Bongkar Dugaan Aksi Prostitusi Di Raman Utara

LAMPUNG1.COM, Petugas Kepolisian berhasil membongkar dugaan aksi prostitusi diwilayah Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *