Kamis , Februari 25 2021
Home / Hukum Kriminal / Gandakan Uang Ibu Rumah Tangga Ini Diamankan Polisi

Gandakan Uang Ibu Rumah Tangga Ini Diamankan Polisi

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Khoiruddin (51),  warga  dusun Duakha Desa Hanau Berak Kecamatan Padang cermin Kabupaten Pesawaran melaporkan K (45) warga Jalan Cisaid Perum Graha kelurahan Ciruas kota Tangerang Banten, selasa (18/09/2018).

Khoruddin melaporkan wanita yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga tersebut karena sudah melakukan tindak pidana penipuan dengan menggandakan uang.

Adapun kronologis kejadian, pada hari Sabtu Tanggal 23 juni 2018 sekira jam 16.00 Wib. Saat itu korban sedang berada di rumahnya, lalu datang seorang perempuan dapat menggandaan uang berlipat berupa uang Rp 1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah) yang dijanjikan terlapor akan menjadi Rp 15.000.000, 00 (lima belas juta rupiah),  setelah kedua belah pihak berbincang bincang, maka korban tertarik dan korban langsung memberikan uang Rp 1.500.000 tersebut kepada terlapor, lalu terlapor membungkus uang tersebut dan terlapor membawa dan memasukkan uang tersebut ke dalam lemari di dalam kamar korban, di tambah air satu gelas. Setelah itu lemari tersebut ditutup dan terlapor pulang ke Jawa.

BACA JUGA:  Ratusan Alumni Siap Ramaikan Reuni Akbar SMPN 1 Kotabumi

Pada hari Selasa tanggal 18 September 2018 sekira jam 16.00 wib, korban membuka lemari tersebut dan ternyata uang aslinya hanya 2 (dua) lembar uang kertas dengan nilai pecahan Rp 100.000,00 dan selainnya hanya kertas putih semua.

Tidak butuh waktu lama anggota Polsek mendapatkan info bahwa diduga pelaku penggandaan uang berada di salah satu rumah warga desa Hanau berak kecamatan padang cermin sehingga anggota polsek dibantu warga masyarakat dapat mengamankan di duga pelaku penggandaan uang, akhirnya pelaku dapat diamankan di polsek padang cermin guna penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Kades Uemea: Kami Berharap TNI Dapat Pantau Kondisi Masyarakatnya

untuk penyelidikan lebih lanjut petugas mengamankan barang bukti yang berupa 1 ikat uang palsu  hanya 2 (dua) lembar pecahan kertas senilai 100.000,00 (dua ratus ribu rupiah) yang posisinya berada di tumpukan atas dan dibawah sedangkan yang berada ditengahnya hanya potongan kertas putih biasa, 1 (satu) buah Gelas yang berisi air putih dan kaos dalam warna putih.

 Guna mempertanggung jawabkan perbuatan nya pelakun dijerat pasal 378 KUHP.(Agung)

About admin

Check Also

Pra TMMD, Dandim 0703/Cilacap Meninjau Lokasi TMMD di Desa Karangkemiri

LAMPUNG1.COM, Cilacap – Sebelum pelaksanaan program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I dibuka, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *