Kamis , Mei 6 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / HMI Lampung Gelar Unjuk Rasa Jilid II Di Gedung DPRD Lampung

HMI Lampung Gelar Unjuk Rasa Jilid II Di Gedung DPRD Lampung

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Lampung menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD untuk yang ke-2 kalinya, Senin (24/09/2018).

Aksi tersebut menuntut kegagalan Jokowi-JK dalam memimpin Negeri ini.

“Soal Pangan adalah Soal Hidup Matinya Bangsa, Pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia untuk bertahan hidup. Berarti manusia tak mungkin memenuhi kebutuhan di tingkatan selarjutnya jika Pangan tak terpenuhi,” teriak orator aksi HMI se-Lampung itu.

Aksi HMI yang diikuti oleh Cabang Bandar Lampung, Metro dan Kotabumi tersebut menilai, impor bukanlah suatu kesalahan jika ketersediaan pangan dalam negeri berada kondisi kekurangan. Sebaliknya, menjadi kesalahan yang fatal jika impor dilakukan pada saat. ketersediaan pangan mencukupi.

Seharusnya tim Ahli Ekonomi Pemerintah memahami hal dasar tersebut Faktanya, ketika nilal tukar rupiah tengah terpuruk, pemerintah justru mengimpor pangan dari luar negeri. Ada apa dibalik kegiatan Impor bahan pangan yang dilakukan oleh pemerintah hari ini.

BACA JUGA:  Danrem 073 Minta Jalan Hasil TMMD Dirawat

Pemerintah telah mengeluarkán izin impor beras sebanyak 3 kali. Pada Januari sebesar 500 ribu ton, bulan Maret sebesar 500 ribu ton, dan 1 juta ton. Akhir 2017 harga beras naik, dilakukan Rapat Koordinasi (Rakor) yang melibatkan Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Dirut Bulog, dan Menteri BUMN. -15 Januari 2018 Keputusan Rakor mengizinkan Bulog Impor beras 500 ribu ton karena stok beras hanyn 903 ribu toa (dibawah 1 juta ton) yang direncanakan masuk Februari, tapi baru masuk pada Maret karena Negara luar baru panen pada bulan Maret.

Tanggal 19 Maret 2018 dindakan Rakor kembali dan menghasilkan keputusan untuk impor lagi karena stok beras di gudang Bulog hanya 590 ribu ton (setelah impor masuk, stok beras 28 Maret 2018 lagi-lagi diputuskan izin impor beras 1 juta ton karena stok dianggap Menko Perekonomian, Darnin Nasution menjelaskan bahwa 200 ribu ton dari India tidak hanya naik menjadi 649 ribu ton). masih kurang. Berhasil disepakati, schingga hanys sebesar 1,3 juta ton telah masuk dan 400 ribu ton lainnya masih dalam perjalanan,

BACA JUGA:  Karena MCK, Hidup Kami Terasa Lengkap

Pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Pasal 36 Ayat (2) menegaskan bahwa “Impor Pangan hanya dapat dilakukan apabila Produksi Pangan dalam negeri dan Cadangan Pangan Nasional tidak mencukupi.

Dapat dipahami objektif seharusnya kegiatan impor dilakukan karena ketidak cukupan stok beras sccara dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan berlasarkan perjanjian yang dibuat oleh beberapa pihak dalam sebuah kepentingan Konglomerasi.

Jika diperlukan pada bulan tertentu harusnya barang tersebut masuk pada saat dibutuhan. Faktanya, perizinan telah disepakati ketika stok kekurangan, namun beras baru masuk pada bulan-bulan selanjutnya. Beras tersebut masuk dari Negara tetangga secara bertahap. seolah-olah gudang Bulog selalu mengalami kekurangan.

BACA JUGA:  Naila Fahra Hanaya Putri Lampung, Kembali Raih Emas di Kapolri Cup 2019

Tak heran jika masyarakat menilai bahwa polemik impor saat ini cenderung terdapat unsur kesengajaan untuk menguntungkan beberapa pihak. Hal yang lebih membingungkan adalah pemyataan Direktur Utama Bulog, Budi Waseso yang mengungkapkan bahwa stok beras saat ini cukup hingga Juni 2019 dan menolak impor beras lagi.
Massa Aksi sempat bentrok dengan petugas Sat Pol PP Provinsi Lampung dan aparat kepolisian setempat.

Dalam aksi tersebut, 1 orang terluka dibagian muka terkena pukulan aparat kepolisian dan dua dilarikan kerumah sakit.
massa aksi mendesak Kapolresta Bandar Lampung untuk mengusut tuntas dan meminta pertanggungjawaban Oknum Anggota Polisi yang melakukan tindakan represif terhadap Aktivis mahasiswa yang menyalurkan aspirasinya.

Dalam aksi tersebut juga seluruh Ketua cabang HmI Lampung bersama Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol. Murbani menandatangani pakta integritas. (Red)

About admin

Check Also

Kodim 0427 Way Kanan Bersama PWI Way Kanan Membagikan Takjil di Pondok Pesantren.

LAMPUNG1.COM, Way Kanan — Sebagai bentuk sinergitas Kodim 0427/WK bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Way …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *