Jumat , April 16 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Barat / Oknum DPRD Lambar Dibalik Mangkraknya Pembangunan Rumdis SD Gunung Ratu

Oknum DPRD Lambar Dibalik Mangkraknya Pembangunan Rumdis SD Gunung Ratu

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat – Secara ekslusif, Sukardi akhirnya buka-bukaan mengenai persoalan mangkaraknya proyek Rumah Dinas  (Rumdis) SD Gunung Ratu Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK 2018), Selasa (28/08).

 

Pihaknya mengklaim proyek itu bukan mangkrak tapi terhenti lantaran dalam pengerjaannya ada ketidaksinkronan antara pihak sekolah dan pihak Ke III, ditambah pekerjaan tukang proyeknya tidak hanya satu melainkan ada beberapa tempat.

 

Pembangunan Rumah Dinas itu menelan Anggaran Negara senilai Rp 122 juta lebih. Pada pencairan tahap 1 ketidaksinkronan muncul dan itu dimulai oleh Pihak ketiga yang telah mengambil uang DAK untuk membeli baja ringan guna memasang atap rumah dinas, ditambah lagi pembelian keramik untuk lantai sehingga proyek itu terhenti. Seharusnya, pokok utamanya adalah belanja upah tukang, batu, bata, besi, pasir, dan kayu, namun oleh pihak ketiga dibelanjakan untuk keperluan ditahap ke 2 dan ke 3.

BACA JUGA:  Personil Satgas TMMD 110 Kodim 1206/PSB Ciptakan Kenangan Sebelum Kembali ke Kesatuan

 

“ya mas Pihak ketiga yang kami maksud adalah Pak Doni DPR yang memang dia orang atas, disamping pihak ketiga beliau merupakan pengawas dalam proyek ini serta ia bertugas jadi juru photo, memang diakuinya jika proyek kami ini harus diswakelola, namun kami gunakan pihak ketiga”, ucapnya.

 

Ditanya mengapa proyek itu mangkrak sementara jika melihat waktu kerja 120 Hari terhitung 19 April 2018 sesuai Plang informasi Proyek sudah tembus diwaktu limit, pihaknya berdalih Proyek ini tidak ada batas waktu, batas waktunya adalah hingga selesai, kendati hingga selesai namun proyek Rumdin itu masih mangkrak dan nampak usang serta acak acakan.

BACA JUGA:  Ini Tips Penangkal Hoax Ala Juniardi

 

Pihaknya membantah jika komunikasi dengan Ketua Komite kurang lancar bahkan orang nomor 1 SDN Gunung Ratu itu menegaskan bahwa proyek Rumdin itu sudah di Pihak Ketigakan.

 

Dari pengakuanya, hingga hari ini belum ada teguran dan peringatan dari Dinas terkait, sehingga dirinya menampakkan seolah-olah tidak ada masalah yang muncul, ia mengklaim jika dananya itu ada Rp. 122 juta namun baru cair tahap pertama dan masih ada tahap kedua serta ketiga, lantas muncul pertanyaan kemana peruntukan dana pertama, dan kemana yang kedua dan ketiga, sementara Proyek tersebut masih mangkrak, sedangkan waktunya sudah hampir 130 Hari.

BACA JUGA:  Gapoktan Metro Timur Dukung Dr. H. Andi Surya Maju Pilwalkot

 

“Ok Plang informasi itu salah, lantas kenapa sekolah-sekolah lainnya juga belum selesai dibangun mas, ada SD Suka Maju di Bandar Agung juga sama, lantas apa harus dicetak ulang papan informasinya ?”, ucapnya.

 

Untuk diketahui, pembangunan bersumber dari DAK untuk Rumah Dinas (rumdin) di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, ada yang sudah sampai NOL Bata, kendati dindingnya belum siap untuk dicat yakni SD Tembelang, namun tak dapat dipungkiri sekolah itu juga dalam keadaan tersandar didermaga tahap II, dengan kata lain mangkrak.

Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Doni DPRD Lambar yang disebut sebut Pihak ke III dan membatu Perphotoan sekolahan belum berhasil dikompirmasi. (Sumarlin)

About admin

Check Also

KPU BC Batam,Kanwilsus BC Kepri dan PSO BC Batam Berhasil Tangkap Kapal Motor Salwah 03 Diduga Akan Menyelundupkan Ratusan Karpet Ilegal

Lampung1.com Batam, 15 April 2021– Sinergi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *