Senin , April 19 2021
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Sekretaris Disdikbud Prihatin Dengan OTT di Pesawaran
Sumber foto : Lampost/ Zainuddin

Sekretaris Disdikbud Prihatin Dengan OTT di Pesawaran

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Yahtar Malyan mengaku prihatin terhadap Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Polda Lampung baru-baru ini, Jum’at (31/8/2018).

“Waktu itu kesal saya ketika saya menerangkan masalah ini apa saja yang termasuk pungli di sekolahan di depan para guru-guru. Ada 58 ragam pungutan liar disekolahan, saya bacakan dari awal uang daftar masuk, spp, sampai ke Pramuka, iuran asuransi juga tidak boleh. Ketika saya selesai menyampaikan, ada seorang guru yang mengatakan bahwa ini bukan hal yang baru. Akhirnya saya menerangkan, Saber pungli memang bukan hal baru sudah dari tahun 2016 disahkan oleh Presiden kita di Jakarta, tapi jangan kita jadi sampel, saya kasihan terutama temen-temen pns, satu hari saja sudah menjadi masalah buat statusnya di pns.” imbuhnya.

Diketahui, Presiden RI telah membentuk tim SABER PUNGLI (Sapu Bersih Pungutan Liar ) untuk mencegah dan memberantas praktik ”pungli ” disejumlah instansi, salah satunya yang paling rawan pungutan liar adalah disekolah – sekolah dengan berbagai modus oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,

BACA JUGA:  Tanggul Darurat di Tikungan Maut Gibod Cikawung Banyumas, Selamatkan Pemuda Masuk Jurang

Presiden RI Joko Widodo telah menerbitkan ”Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar”. Berdasarkan Perpres ini, Pemerintah RI telah memberikan legalitas kepada SATGAS SABER PUNGLI untuk memberantas praktek PUNGLI di Indonesia.

SATGAS SABER PUNGLI memiliki 4 fungsi, yakni intelejen, pencegahan, dan sosialisasi, penindakan, serta yustisi. SATGAS SABER PUNGLI juga diberi kewenangan untuk melaksanakan Operasi Tangkap Tangan / OTT (Pasal 4 huruf d Perpres).

Dengan adanya Perpres tersebut, maka masyarakat dapat secara langsung melaporkan praktek-praktek PUNGLI yang dilakukan oleh aparat di instansi Pemerintah, TNI dan Polri, dari Aceh sampai ke Papua kepada SATGAS SABER PUNGLI melalui :
* WEBSITE : http://saberpungli.id
* SMS : 1193
* CALL CENTER : 193
Laporan masyarakat disertai dengan Identitas Pelaku, Lokasi Kejadian dan Instansinya (Identitas Pelapor akan dirahasiakan).

BACA JUGA:  Mendagri: Lomba Inovasi Digelar Agar Daerah Menyiapkan Tatanan Normal Baru

Adapun Jenis Pungli di sekolah yang dilaporkan satgas pungli :
RAGAM PUNGUTAN DI SEKOLAH – SEKOLAH
1. Uang pendaftaran masuk
2. Uang SSP / komite
3. Uang OSIS
4. Uang ekstrakulikuler
5. Uang ujian
6. Uang daftar ulang
7. Uang study tour
8. Uang les
9. Buku ajar
10. Uang paguyupan
11. Uang wisuda
12. Membawa kue/makanan syukuran
13. Uang infak
14. Uang foto copy
15. Uang perpustakaan
16. Uang bangunan
17. Uang LKS dan buku paket
18. Bantuan Insidental
19. Uang foto
20. Uang biaya perpisahan
21. Sumbangan pergantian kepala sekolah
22. Uang seragam
23. Biaya pembuatan pagar/fisik dll
24. Iuran untuk membeli kenang-kenangan
25. Uang bimbingan belajar
26. Uang try out
27. Iuran pramuka
28. Asuransi (walau nihil kecelakaan uang tidak dikembalikan)
29. Uang kalender
30. Uang partisipasi masyarakat untuk mutu pendidikan
31. Uang koprasi (uang tidak di kembalikan)
32. Uang PMI
33. Uang dana kelas
34. Uang denda ketika siswa tidak mengerjakan PR
35. Uang UNAS
36. Uang menulis ijazah
37. Uang formulir
38. Uang jasa kebersihan
39. Uang dana social
40. Uang jasa menyebrangkan siswa
41. Uang map ijazah
42. Uang STTB legalisir
43. Uang ke UPTD
44. Uang administrasi
45. Uang panitia
46. Uang jasa guru mendaftarkan ke sekolah selanjutnya
47. Uang listrik
48. Uang computer
49. Uang bapopsi
50. Uang jaringan internet
51. Uang Materai
52. Uang kartu pelajar
53. Uang Tes IQ
54. Uang tes kesehatan
55. Uang buku TaTib
56. Uang MOS
57. Uang tarikan untuk GTT (Guru Tidak Tetap)
58. Uang Tahunan (kegunaan tidak jelas)

BACA JUGA:  Sisihkan Waktumu Buat Pendamping Hidupmu

Komite sekolah dijadikan kepanjangan tangan dari kepala sekolah untuk memungli ke wali murid.(Agung)

About admin

Check Also

Gubernur Ansar Ahmad Minta Doa Restu Warga Pulihkan Ekonomi Kepri

LAMPUNG1.COM, Kepri – Gubernur H. Ansar Ahmad memohon doa restu kepada masyarakat Dabo untuk kepemimpinan dirinya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *