Senin , April 19 2021
Home / Hukum Kriminal / Sindikat Pencurian Lintas Provinsi Berhasil Dibekuk Polisi

Sindikat Pencurian Lintas Provinsi Berhasil Dibekuk Polisi

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Seorang tersangka pencurian dengan pemberatan (Curat) bernama Anif Juniardi (25) warga Panjang Bandar Lampung dibekuk Polsek Pringsewu Kota dibackup Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus.

Tersangka menggasak sejumlah handphone dan laptop di TKP RS Surya Asih dan Ponpes Nurul Falah Kelurahan Pringsewu Selatan Kecamatan Pringsewu pada Selasa 27 Agustus 2018 lalu. Aksinya terekam CCTV dan sempat viral disejumlah group facebook Kabupaten Pringsewu.

Dari penangkapan tersebut, terungkap pelaku lain bernama Heriyanto (36) sebagai pelaku utama beralamat di Teluk Betung Barat dan pria berinisial AR yang masih DPO.

“Tersangka Anif Januardi (25) spesialis pencurian dengan pemberatan (Curat) berhasil ditangkap Polsek Pringsewu Kota dibackup Tekab 308 Polres Tanggamus dikediamannya pada Sabtu, (8/9/2018),” ungkap Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si didampingi Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Eko Nugroho, SIK dalam konferensi persnya di Mapolsek Pringsewu Kota, Senin (10/9/17) siang.

BACA JUGA:  Target TMMD 108 di Desa Ngepoh Tepat Waktu

Dikatakan AKBP I Made Rasma, pelaku Heriyanto merupakan mertua tersangka Anif Juniardi yang telah tertangkap berkat kerjasama Polres Tanggamus dan Polres Cilegon.

“Untuk Pelaku Heriyanto (36) lebih dulu berhasil ditangkap anggota Polres Cilegon, karena juga beraksi di wilayah setempat,” kata AKBP I Made Rasma.

Terungkapnya sindikat tersebut berawal dari olah TKP di dua lokasi, diperoleh petunjuk, tersangka Anif Juniarto berperan menjual barang-barang hasil curian dan berhasil ditangkap.

BACA JUGA:  Pepabri Siap Dukung Program Kodim 0410/KBL.

“Para pelaku merupakan sindikat pencuri lintas Provinsi yang bermodusnya berpura-pura sebagai tamu ke rumah korbannya,” tandasnya.

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Eko Nugroho menjelaskan, pencurian terjadi pada 27 Agustus sekitar pukul 04.30 WIB para pelaku mencuri sebuah handphone merk Xiaomi di ruang jaga perawat RS Surya Asih Pringsewu Timur dengan korbannya Yossi Ary Yanti (22) perawat RS Surya Asih, dengan kerugian ditaksir Rp. 1,6 juta.

Kemudian pada hari yang sama, sekitar pukul 06.30 WIB mereka kembali beraksi di Pondok Pesantren Nurul Huda Pringsewu Selatan dengan mencuri 5 buah handphone dan notebook milik korban Lukman Hakim (29) dengan total kerugian Rp. 8 juta.

Berdasarkan keterangan para pelaku, selama ini mereka beraksi dengan sistem hunting/berkeliling hingga ke pulau Jawa.

BACA JUGA:  Pengangkutan Material Bangunan TMMD Samalore Terus Digenjot

“Dalam menjalankan aksinya mereka sering menggunakan mobil rental, dalam kasus ini satu tersangka lain inisial AR telah ditetapkan sebagi DPO,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan dalam dua perkara tersebut yakni mobil Toyota Avanza A 1752 FP (diamankan di Polres Cilegon), HP Xiomi Redmi Note 4X berikut kotaknya, HP Xiomi Redmi Mi 5 plus warna putih berikut kotaknya, kotak handphone Samsung Galaxy J5, celana panjang yang digunakan pelaku saat mencuri dan uang tunai Rp. 1,2 juta.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka Curat dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (Adi)

About admin

Check Also

Gubernur Ansar Ahmad Minta Doa Restu Warga Pulihkan Ekonomi Kepri

LAMPUNG1.COM, Kepri – Gubernur H. Ansar Ahmad memohon doa restu kepada masyarakat Dabo untuk kepemimpinan dirinya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *