Jumat , Februari 19 2021
Home / Peristiwa / Jaring Aspirasi, Supriyadi Alfian: Nelayan Keluhkan Sulitnya Mencari Ikan

Jaring Aspirasi, Supriyadi Alfian: Nelayan Keluhkan Sulitnya Mencari Ikan

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang –Blusukan menjaring aspirasi masyarakat, Supriyadi Alfian mengatakan banyaknya keluhan nelayan yang makin sulit mencari ikan di sungai Tulangbawang.

“Banyak nelayan yang mengeluhkan susahnya mencari ikan. Ini menjadi masalah serius yang harus dapat segera diatasi sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam kesehariannya,” kata Calon Anggota DPRD Provinsi Lampung nomor urut 4 asal Partai Golkar, Supriyadi Alfian, kepada media di Bandarlampung, Senin (29/10).

Menurut dia, nelayan yang notabene penghasilannya dari mencari dan menjual ikan sangat terganggu dengan kondisi tersebut.

BACA JUGA:  DPRD Dukung Keberadaan Taman Edukasi Di Kota Metro

“Mengatasi persoalan itu tentu tidaklah mudah, karena selain kesulitan itu, ada juga masalah permodalan bagi para nelayan tersebut,” papar Bang Supri–sapaan akrabnya–.

Sebenarnya, kata calon legislator yang menggeluti profesi jurnalistik selama 32 tahun itu, cara untuk mengatasi masalah nelayan tersebut adalah dengan menjadikan mereka (nelayan.red) sebagai petambak. “Nelayan bisa membangun keramba atau kolam ikan air tawar sebagai langkah mengantisipasi kondisi saat ini,” katanya.

BACA JUGA:  Plt Bupati Kudus Tinjau Langsung Lokasi TMMD

Namun, meskipun bisa membangun keramba di aliran sungai, lagi-lagi masalah muncul karena kesulitan pembiayaan. Untuk itulah, dia mengaku ingin bersama nelayan menggali masalah sulitnya permodalan yang akan diakses nelayan.

Menurut Bang Supri, DPR sudah membuat undang-undang tentang penjaminan yang bertujuan untuk mengatasi ‘problem’ bagi pengusaha kecil, termasuk dari sektor perikanan.

“Di sektor perikanan, nelayan masih kesulitan mendapatkan pembiayaan dari perbankan atau lembaga keuangan. Karena harus ada jaminan berupa sertifikat rumah atau tanah yang belum tentu dimiliki oleh semua nelayan,” katanya.

BACA JUGA:  Nekat Melawan, Tersangka Curas Ditembak Polisi

Padahal, dalam UU tersebut sudah diatur bagaimana pemerintah mengalokasikan anggaran dana bergulir, sekaligus solusi bagi masyarakat yang tidak memiliki jaminan untuk mendapat akses pembiayaan dari perbankan maupun lembaga keuangan.

Untuk itu, kelak harapannya kita dapat mengakomodir kebutuhan nelayan sehingga dapat mengatasi persoalan tentang sulitnya mencari ikan ataupun permodalan guna usaha lainnya.(red)

About admin

Check Also

Dandim 0209/LB : Semoga Dengan Vaksinasi Ini Kta Semua Terhindar Dari Penyebaran Covid-19

LABURA, Lampung1.com – “Alhamdulilah sampai dengan saat ini, saya tidak ada merasakan gejala kesehatan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *