Sabtu , Februari 20 2021
Home / hukum / Kuasa Hukum Mulyono Resmi Laporkan Pengusaha Kopi ke Mapolresta Bandar Lampung

Kuasa Hukum Mulyono Resmi Laporkan Pengusaha Kopi ke Mapolresta Bandar Lampung

LAMPUNG1.COM Bandar Lampung –  Akhirnya pesoalan Uang Milik Petani kopi Kabupaten Lampung Barat (lambar) dibawa ke ranah Hukum pidana.

Hal tersebut terbukti, yang mana Kuasa Hukumnya, Raya Advocate secara Resmi melaporkan Kepihak Penegak Hukum Kepolisan Polresta Bandar Lampung, senin (29/10/2018) kamarin.

Laporan tersebut tertuang dalam surat dengan tanda bukti lapor Perkara Nomor: TBL / B-1/4260 / X / 2018 / LPG / SPKT / RESTA BALAM.

Kepada lampung1.com, Kuasa Hukum Petani kopi Panca Agus Prasetya, SH mengatakan, Kliennya menuntut Haknya atas Kepemilikan Uang Rp 550.000.000, yang belum juga diselesaikan oleh pihak Terlapor atas nama Salman Alfarizi yang meskipun telah memenuhi unsur hukum dan telah adanya pengakuan dari pihak Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor 129 / Pdt.G / 2018 / PN.Tjk, namun hingga dilaporkan kepihak kepolisian belum terlihat itikad baik dari pihak terlapor.

BACA JUGA:  Tim Wasev Ingatkan Personil Satgas Jaga Hubungan dengan Masyarakat

“Kemarin saya secara resmi telah melaporkan Urusan tersebut dan telah diperiksa di SPK mapolresta Bandar Lampung,” ujarnya selasa (30/10/2018).

Mulyono menambahkan tindakanya ini merupakan rentetan panjang yang harus ditempuh. Pasalnya, terlapor tidak lagi Kooperatif dalam upaya menyelesaikan persoalannya dan tak kunjung membayar uang pelunasan Kopi miliknya yang merupakan hak nya, meskipun dipengadilan tinggi Tanjung Karang sudah putus Sebuah keputusan kepemilikan uang kopi yang dimaksud.

“Jangankan sampean yang menghubungi la orang saya saja menelponnya susah dan tak terhubung, ya kita serahkan urusan ini kepihak kepolisian supaya  hukum dutegak kan yang seadil-adilnya,” ucapnya.

Masih kata mulyono perubahan kumonikasi Salman Alfarizi berubah seratus  persen saat uangnya mulai tersangkut dan tak kunjung dibayarkan, hal ini tidak sebanding dengan upaya lobi-lobinya diawal dari mulainya pengiriman hasil bumi berupa kopi.

BACA JUGA:  BELASAN DINAS BOIKOT METRO FAIR 2016.

Sebelumnya, Raya Advocates dan legal Consultan Bertindak selaku kuasa Hukum Hi Mulyono Warga Pekon Giham Lampung Barat secara Resmi Pada 24 Oktober 2018 melayangkan surat somasi terakhir kepada Salman Alfarizi (44) yang beralamat JI. Way Giham Rt 03 / Lk Kel Pahoman Kec. Enggal Bandar Lampung,terkait Uang Titipan Rp 550.000.000,yang tak kunjung dibayar, yang telah Sah dan berkekuatan Hukum.

Menurut Kuasa Hukum Hi Mulyono Raya Advocates dan legal Consultan, melalui Panca Agus Prayugo SH mengatakan surat Somasi yang tertuang dengan  Nomor : 06 / Raya.MLY / 10/2018 tertanggal Kamis 27 September 2018, menuntut dua point yaitu,

1. Mengabulkan Gugatan Penggugat Sebagian dengan Verstek.

2. Menghukum Tergugat Untuk Menyerahkan Uang tunai Hak Milik Penggugat Sebesar Rp. 550.000.000, – (Lima Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) Kepada Penggugat.

BACA JUGA:  Rumah Mbah Syah Ina Rampung 100 Persen

Berdasarkan hal-hal di atas, maka pihaknya menghimbau kepada Salman Alfarizi agar dalam jangka waktu 3 (Tiga) hari k depan untuk segera membayar Nominal uang Rp 550.000.000 secara tunai dan juga lunas.

“Ya ini merupakan Somasi Terakhir melalui tahapan hukum yang telah Klien kami lewati,jadi kepada kepada Saudara Salman Alfarizi apa bila tidak mengindahkan maka kami akan kembali tempuh jalur Hukum sesuai ketentuan hukum Pihak berwenang,” ucapnya.

Adapun surat somasi yang telah diterima oleh Nur Rohman Bin Tumino yang Berstatus Penjaga Rumah salman alfarizi
Namun sayang hingga berita ini dilangsir salman alfarizi tak dapat dimintai keterangan dan tanggapanya bahkan saat kuasa hukum mulyono melayangkan surat somasi dirinya bak hilang ditelan bumi. (Agus Salim)

About admin

Check Also

Dandim 0209/LB : Semoga Dengan Vaksinasi Ini Kta Semua Terhindar Dari Penyebaran Covid-19

LABURA, Lampung1.com – “Alhamdulilah sampai dengan saat ini, saya tidak ada merasakan gejala kesehatan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *