Senin , Februari 22 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / Polres Lampung Selatan Kerahkan 200 Personel Dalam Operasi Zebra Karakatau 2018

Polres Lampung Selatan Kerahkan 200 Personel Dalam Operasi Zebra Karakatau 2018

LAMPUMG1.COM, Lampung Selatan РKepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan terjunkan  200 personel guna pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2018.

Apel gelar pasukan Operasi Zebra 2018 di laksanakan di lapangan Mapolres Lampung Selatan (Lamsel), Selasa (30/10/2018).

Dalam arahannya AKBP. Syarhan mengatakan, pelaksanaan Operasi Zebra 2018 akan berlangsung selama 14 hari itu dimulai pada 30 Oktober sampai 12 November dan dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia.

“Ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel agar operasi tersebut bisa brjalan dengan optimal dan tepat sasaran sesuai dengan aturan yang ditetapkan,” kata Syarhan membacakan sambutan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Refdi Andri.

BACA JUGA:  Ini Tips Dari Kasat Lantas Polres Tanggamus Agar Tidak Ditilang

Syarhan melanjutkan, data jumlah angka kecelakaan pada 2017 sebanyak 2.067 kejadian, mengalami penurunan sebanyak 893 atau 41 persen dibanding 2016 sebanyak 2.960 peristiwa.

“Meninggal dunia 388 jiwa pada 2017 turun 261 jiwa atau sekitar 67 persen pada tahun 2016 lalu sebanyak 649. Pelanggar 1 juta lebih pada 2017, naik 200 persen dari tahun 2016 lalu sebanyak 361 ribu pelanggaran dengan jumlah tilang 801 ribu,” kata dia.

BACA JUGA:  Jalan Baru Mulai Nampak Dalam TMMD Reguler 109 Karanganyar

Polres Lamsel, menerjunkan kurang lebih 200 personel yang dibantu oleh jajaran stakeholder yang ada di wilayah setempat serta dibantu oleh POM TNI untuk mewujudkan keamanan dan meningkatkan keselamatan.

“Dengan harapan kesadaran masyarakat, tercipta menjelang tahun baru, sehingga tingkat pelanggaran sudah bisa ditekan. Kita lakukan tindakan penegakan hukum berupa tilang dan juga tindakan preemtif serta preventif,” terangnya.

Untuk sasaran yaitu, pelanggaran seperti tidak adanya kelengkapan berkendara misalnya tidak membawa SIM, STNK dan tanpa memakai helm SNI serta berbonceng tiga, melawan arus dan pengendara di bawah umur.

BACA JUGA:  Generasi Bangsa Desa Ngepoh Tinggal Memoles

“Untuk kendaraan roda empat, tidak menggunakan sabuk pengaman, kendaraan bak terbuka yang tidak digunakan sesuai keperluan,” jelasnya.

Hadir dalam Apel Gelar Pasukan tersebut, Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto diwakilkan Staf Ahli Bidang Adum, Anas Ansori, Kajari Lamsel, Sri Indarti serta perwakilan stakeholder terkait di Lamsel. (Pra)

About admin

Check Also

Anggota Kodim Bojonegoro Sosialisasikan Program TMMD 110 Di Desa Jatimulyo

LAMPUNG1.COM, Bojonegoro – Rencana kegiatan program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke- 110 yang akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *