Sabtu , Februari 20 2021
Home / hukum / Diduga Calon Kepala Pekon Terpilih  Pekon Gunung Raya Cacat Hukum

Diduga Calon Kepala Pekon Terpilih  Pekon Gunung Raya Cacat Hukum

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Calon Kepala Pekon (Kakon), Gunung Raya Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu TY nomor urut 3 yang mana telah memperoleh suara terbanyak saat pilkakon serentak pada 10 Oktober 2018 lalu diduga cacat hukum.

Pasalnya Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) atau Ijasah terakhir paket A maupun B yang dimilikinya diduga cacat hukum.

Pasalnya persyaratan calon kakon yang diserahkan  TY kepada panitia hanya berupa Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) baik SKHU paket A maupun SKHU paket B yang belum di legalisir.

Sementara syarat dari pencalonan kakon adalah foto copy Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) atau Ijasah dari tingkat dasar hingga terakhir yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

Berdasarkan hasil investigasi wartawan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) SABIHI Pekon Kertasana Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pasawaran, Nopriadi saat ditemui di kediamannya namun yang bersangkutan tidak ada ditempat.

BACA JUGA:  Agus Romadhon Akan Kerahkan Banyak Pemuda di TMMD Tambakselo

 

Dihubungi melalui telephone pribadinya Nopriadi membenarkan kalau dirinya yang mengeluarkan SKHU atas nama TY dan yang membuat Surat Keterangan Kesalahan Penulisan Ijasah /STTB dalam tanggal lahir dalam paket A ditulis Rantau Tijang 02 April  1989 yang seharusnya 02 April 1968 itu hanya ditanda tanganinya sebagai ketua PKBM SABIHI Tanpa mengetahui Dinas Pendidikan terkait.

“Memang benar TY ikut paket A di PKBM  SABIHI dan Ijazah ada di saya itu ada kesalahan tulis  dan terkait surat keterangan saya yang tanda tangan ” kata Nopriadi  yang semestinya diketahui Dinas Pendidikan, Kamis (1/11/2018).

Namun saat ditanya kenapa Ijazah paket A nya tidak dilampirkan pada foto  copy   SKHU yang diberikan kepada TY pria yang mengaku bertugas di UPT pertanian sebagai  Pengawas pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kedondong tersebut mengatakan, pada waktu itu pihaknya sudah lampirkan juga.

BACA JUGA:  Bungas T Fernando Duling Sikapi Wacana Hak Angket Terkait KPK

 

Penilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Kedondong Helmi saat dihubungi melalui telefhone selulernya  mengatakan.

“Kalau ada masalah dengan PKBM SABIHI  di kecamatan Kedondong sebaiknya hubungi saya terlebih dahulu dan bagi yang akan mencalonkan diri sebagai calon Kakon menurut saya harus ada Ijasah Paket A nya” ujarnya melalui sambungan seluler pribadinya, Kamis (1/11/2018).

Ketua  PKBM AL-FAJAR Dusun Wonokarto, Pekon Wonodadi Utara, Kecamatan Gadingrejo, Ajang Ahmad Jaelani mengakui kesalahan yang dilakukannya karena berdasarkan kepercayaan dirinya terhadap  PKBM SABIHI menerima calon paket B atas nama TY hanya berdasarkan keterangan berupa chat /sms yang  diberikan Nopriadi sebagai ketua PKBM Kecamatan Kedondong, yang dikirim padanya karena kata Nopriadi mengatakan Ijazahnya sebanyak 11 orang hilang di Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran.

BACA JUGA:  Berkat Pengalaman, Pasang Lantai Jadi Rapi

 

“Iya ini merupakan kecerobohan saya karena menerima calon peserta paket B tidak menunjukan paket A nya kepada saya hanya berupa chat/sms pada bulan  Juli 2018 karena kata Nopriadi Ijazah hilang di Dinas Pendidikan Kabupaten Pasawaran  ” ujar Ajang  Ahmad Jaelani, Kamis (1/11/2018).

Ajang Ahmad Jaelani juga mengakui ada kesalahan penulisan dalam penerbitan  SKHU Paket B tahun 2018  yakni dalam penulisan tanggal lahirnya Rantau Tijang ,02 April  1989 yang seharusnya 02 April 1968.

“Sampai sekarang saya tidak berani menulis Ijasah yang bersangkutan (TY) sampai saat ini tidak bisa membuktikan Ijazah paket A nya saya hanya dijanjikan saja oleh Nopriadi ” lagi lagi kata Ajang Ahmad Jaelani.

 

Terpisah Kepala Pekon (Kakon) terpilih Pekon Gunungraya TY sampai berita ini diturunkan yang bersangkutan masih belum bisa dihubungi. (Adi)

About admin

Check Also

Bupati Pringsewu Ikuti Rakoor Bersama Gubernur dan Kepala Daerah se-Provinsi Lampung

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Bupati Pringsewu mengikuti Rapat Koordinasi Bersama Kepala Daerah se Provinsi Lampung secara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *