Sabtu , Februari 27 2021
Home / Peristiwa / Minim Sosialisasi, DPU Pesawaran Kembali Minta Bantu Camat Teluk Pandan

Minim Sosialisasi, DPU Pesawaran Kembali Minta Bantu Camat Teluk Pandan

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Terkait pembangunan kantor kecamatan Teluk Pandan terasa minimnya sosialisasi terhadap warga, kembali Dinas PU-PR meminta bantu ke camat setempat.

Meski sebelumnya Camat Teluk Pandan telah memerintahkan kades dan aparatur Desa Hurun, begitu pun kades Hurun (Pjs.Hurun) memerintahkan kadus Magan, lantas proyek tersebut bak proyek siluman, tanpa plang nama.

” Mungkin kalau itu meminta bantuan camat Teluk Pandan untuk menjelaskan dibangun apa-apanya itu,” kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU PR) setempat Zainal Fikri, dikonfirmasikan terkait hal tersebut saat jumpa di kantor DPRD setempat, Kamis (01/11/2018).

Tapi lanjut Fikri, yang jelas itu program pemerintah akan dibangun kantor kecamatan Teluk Pandan.

BACA JUGA:  Geram dengan Postingan di FB Sepuluh Media Rencana Laporkan Kabid Pariwisata Pringsewu

” Karena kantor camat sekarangkan menumpang dibalai desa, kita punya lahan itu,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Fikri menjelaskan, proyek tanpa plang nama, kita sebatas hanya memberi sanksi teguran, terlebih sanksi teguran tertulis kepada rekanan.

” Kalau sanksi kita enggak ada disitu, mungkin sanksi teguran tertulis terkait plang nama kemarin belum terpasang, kalau mereka belum dipasang plang nama, kami mengingatkan,” kata dia.

Sebelumnya, Plt. Camat Teluk Pandan Jayadi Yasa membenarkan adanya informasi hal itu dengan akan menindaklanjuti sosialisasi itu kepada warga setempat.

” Ya, saya mendapat informasi itu juga dari masyarakat dibawah maka bergerak cepat untuk memanggil pengawas pekerja itu,” ujar Jayadi diruang kerjanya, Senin (01/10/2018).

BACA JUGA:  Drs. Sobri, MM : Lukman S.Sos. MM. Bukan Saudara Saya.

Sambung Jayadi, dan ternyata yang bersangkutan pihak rekanan (pengawas lapangan) belum mengetahui adanya pergantian camat karena pihak rekanan sudah berkoordinasi dengan camat yang lama.

” Selanjutnya pihak rekanan (pengawas lapangan) sudah melaporkan ke saya terkait pelaksanaan itu dan terkait sosialisasi nanti kami sampaikan kepada kades dan aparatur desa,” jelasnya.

Karena ujar Jayadi menambahkan, kemarin ada proses yang berhenti, mungkin ini tahapan yang terputus.

” Yang belum diinformasikan kepada masyarakat dan tentunya akan kami tindaklanjuti,” ucapnya.

Dilain tempat, dikonfirmasikan mengenai hal tersebut, Sekcam Teluk Pandan, Hadi Wijaya Kusuma menyampaikan pemborong pekerjaan itu sudah menghadap pak camat.

” Selanjutnya saya dipanggil pak Camat. Ada juga saya meneruskan ke Kadus Magan, Supriyanto untuk menyampaikan informasi itu benar-benar kepada warga masyarakat dan diinformasikan sekitar lingkungan pekerjaan itu,” kata Hadi.

BACA JUGA:  Hendak Lakukan Pencurian Tiga Pemuda Ini Di Tangkap Polisi

” Saya minta tolong kepada Kadus Magan, Supriyanto mohon doa dukungan untuk kantor kecamatan Teluk Pandan, karena mudah-mudahan kantor yang dibangun itu banyak manfaat daerah sekitar itu, khususnya untuk kecamatan Teluk Pandan,” ujar Hadi yang juga merupakan Pjs. Kades Hurun.

Maka dari itu, sambung Hadi, menyampaikan dengan Pak Kadus dan Pak RT tolong diperhatikan itu.

“Jangan sampai ada konflik, karena komunikasi dan informasikan, maka dari itu tugas pak Kadus dengan melibatkan RT untuk komunikasi, informasi dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” tandasnya. (red).

About admin

Check Also

Secara Virtual, Satgas TMMD 110 Bojonegoro Ikuti Istigosah Dan Doa Bersama

LAMPUNG1.COM, BOJONEGORO – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0813 / Bojonegoro mengikuti Pembacaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *