Senin , Februari 22 2021
Home / hukum / Polres Tanggamus Ungkap Ladang Ganja Di Pekon Suka Banjar

Polres Tanggamus Ungkap Ladang Ganja Di Pekon Suka Banjar

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Polres Tanggamus gelar Press Release terkait keberhasilan Tim Gabungan Tekab 308 dan Satresnarkoba Polres Tanggamus mengungkap tanaman ganja yang berada daerah Pedukuhan Tulung Balak, Dusun Kedaung, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Kamis (08/11/2018) sore.

Dari lahan ganja yang mencapai 2 hektar tersebut dan dari tiga titik lokasi ladang tersebut diamankan batang ganja siap panen berjumlah 80 batang pohon setinggi 2 meter, 20 batang kecil setinggi 70 cm serta 21 masih dalam semaian.

Selain itu, seorang tersangka turut diamankan Polres Tanggamus bernama M. Yusuf (59) selaku pengurus tanaman ganja. Polres Tanggamus juga menetapkan pemilik ladang berinisial A sebagai DPO.

BACA JUGA:  Manfaatkan Momen TMMD, Bu Casmini Akan Buka Warung Kopi

Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si mengungkapkan, pengungkapan tersebut berdasarkan penyelidikan informasi masyarakat adanya penjualan daun ganja basah.

“Pada hari Senin 29 Oktober 2018, tim gabungan Tekab 308 dan Opsnal Satresnarkoba berhasil mengungkap adanya ladang ganja di Pedukuhan Tulung Balak Dusun Kedaung Pekon Sukabanjar Kecamatan Kotaagung Timur,” ujar Kapolres AKBP I Made Rasma didampingi Kasat Reskrim AKP Devi Sujana, Kasat Narkoba Iptu Anton Saputra dan Kasat Intelkam AKP Samsuri dalam konfrensi pers di Mapolres Tanggamus, Kamis (8/11/18) sore.

Lanjutnya, petugas gabungan kemudian melakukan pengembangan, mendapati satu nama sebagai pemilik lahan berinisial A warga Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur, namun ia telah melarikan diri.
Petugas juga berhasil mengidentifikasi M. Yusuf warga Dusun Bayur Kecamatan Kota Agung Tanggamus selaku penggarap/pengurus lahan tersebut.

BACA JUGA:  Danrem 043/Gatam Hadiri Pelantikan Sekda Provinsi Lampung.

“Awalnya tersangka M. Yusuf sempat melarikan diri ke pulau Jawa, bersembunyi di Kecamatan Cimanggis Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Namun akhirnya berhasil ditangkap dirumah anaknya pada Senin (5/11/18),” jelas AKBP I Made Rasma.

Kapolres menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka M. Yusuf, ia melakukan penanaman ganja atas perintah DPO yang berinisial A, tersangka mengaku sudah tiga kali memanen ganja tersebut dan mengaku mendapatkan upah 100 ribu – 250 ribu rupiah perminggu dari hasil penjualan panen tanaman ganja itu.

BACA JUGA:  Polres Lampung Barat Berhasil Mengungkap Peredaran Narkoba Yang dikendalikan Dari Dalam Lapas

“Selain batang ganja tersebut, barang bukti yang diamankan juga terdapat satu unit handphone untuk berkomunikasi mereka. Atas perbuatannya tersangka M.Yusuf dipersangkakan pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun,” pungkasnya.

Dihadapan Kapolres, tersangka M.Yusuf menuturkan bahwa ia menanam ganja tersebut sekitar 3 tahun lamanya. Tersangka juga tau jika yang tanaman ganja adalah tanaman yang dilarang.(Adi)

About admin

Check Also

Minimalisir Kendala, Kodim Bojonegoro Intens Koordinasi Dengan Perangkat Desa Terkait TMMD 110

LAMPUNG1.COM,¬†Bojonegoro, – Demi suksesnya pelaksanaan semua program TMMD ke- 110 Kodim 0813/Bojonegoro di Desa Jatimulyo, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *