Jumat , Februari 26 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Timur / Sistem Seleksi CAT SKD, Jaring 167 CPNS Di Lampung Timur

Sistem Seleksi CAT SKD, Jaring 167 CPNS Di Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Dari total 6.335 orang Pendaftar, hanya 6.046 orang yang mengikuti seleksi CPNS Tahun 2018, dengan Sistem CAT SKD, dan ternyata yang dinyatakan lulus sesuai dengan Passing Grade (Batas Minimal Yang Harus Dicapai), hanya 167 orang.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Lampung Timur, M. Noer Al Syarif, atau yang akrab disapa Herry, diruang kerjanya, pada Kamis (15/11).

“Minimnya jumlah peserta yang berhasil lulus tersebut, dikarenakan sebagian besar peserta gagal memenuhi nilai pasing grade yang telah ditentukan, khususnya pada kelompok soal Test Karakteristik Pribadi (TKP), yakni 143 poin”, terangnya.

BACA JUGA:  Pengurus PMI Di Lima Kecamatan Pesisir Resmi Dilantik

Pihaknya juga menerangkan bahwa tahapan tes SKD bagi pelamar formasi umum, dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Test Karakteristik Pribadi (TKP), dan masing-masing bagian memiliki nilai ambang batas minimum yang harus dipenuhi peserta, yakni 75 (TWK), 80 (TIU), dan 143 (TKP).

Sementara, bagi pelamar Formasi Honorer K2, memiliki kriteria khusus, yaitu 60 (TIU), dan memiliki jumlah akhir tidak kurang dari 260 poin.

BACA JUGA:  Kodim 0410/KBL bersama Satgas Penegakan disiplin Protokol Kesehatan

Menyikapi hasil kelulusan yang hanya 2,7 % dari formasi CPNS yang diperlukan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur, akan melakukan koordinasi dengan pihak pusat, sambil menunggu informasi lebih lanjut mengenai tahapan tes selanjutnya.

“Formasi yang dibutuhkan berjumlah 449 orang, namun yang lulus hanya 167 orang, dan kenyataan ini dihampir terjadi di seluruh Indonesia, sehingga kita melakukan koordinasi dengan Kemenpan RB dan kepala BKD daerah lain, untuk mengusulkan menurunkan passing grade, atau perlu tidaknya dilakukan perankingan dalam rangka mengisi kekosongan yang ada, karena formasi tersebut, gak mungkin dibiarkan kosong”, ujarnya.

BACA JUGA:  Nanang Tinjau Lokasi Longsor dan Banjir di Bakauheni Lamsel

Untuk diketahui, Tes Tahap Pertama dan Kedua memiliki bobot nilai yang berbeda, dimana Tes Tahap Pertama memiliki bobot nilai 40%, dan Tes Tahap Kedua memiliki bobot nilai 60%, dan peserta yang telah ditetapkan lulus pada seleksi SKD, selanjutnya akan mengikuti tes tahap kedua atau SKB (Seleksi Kompetensi Bidang), yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 22 sampai dengan 28 November 2018. (Eko Arif)

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Sekdaprov Fahrizal Darminto Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama 11 OPD tentang Pemanfaatan Data Kependudukan

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, menyaksikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *