Sabtu , Februari 27 2021
Home / hukum / Cabuli Anak Tetangga Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi

Cabuli Anak Tetangga Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Unit Reskrim Polres Tanggamus berhasil menangkap pelaku pencabulan anak dibawah umur, Rabu (05/12/2018) lalu.
JS (54), warga Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus ditangkap Unit Reskrim Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus karena telah berbuat cabul terhadap anak dibawah umur inisial DS (10) yang merupakan anak tetangganya, atas kejadian itu orang tua korban melaporkan JS ke Polsek Pulaupanggung.
Dikatakan Kapolsek Pulau Panggung, AKP Budi Harto, tersangka JS ditangkap pada Rabu, (5/12) pukul 22.00 Wib saat berada dirumahnya.

“Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi data alat bukti yang ada, tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan,” kata AKP Budi Harto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Minggu (09/12/2018) pagi.

BACA JUGA:  Seorang Kakek Mencabuli Anak Dibawah Umur

AKP. Budi Harto menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan korban, pelecehan dilakukan tersangka pada hari Minggu, tanggal 16 september 2018 sekira jam 15.30 Wib. Bermula saat diminta ibunya membelikan amplop di warung anak tersangka, yang kala itu tersangkalah yang sedang menjaga warung.

“Situasi saat itu sepi, diwarung itu, korban disuruh tersangka mengambil sendiri amplop didalam. Namun tiba-tiba tersangka memegang tangan korban, lalu membawanya kedalam kamar, lalu menindih kemudian melecehkanya dengan menciumi bibir dan kemaluan korban,” jelasnya.

BACA JUGA:  Belum Lama Menikah Warga Way Harong Di Tangkap Polisi

Akibat kejadian tersebut, mengakibatkan korban mengalami trauma dan gangguan psikologi. Setelah ibu korban mengetahui anaknya dilecehkan kemudian melaporkan ke Polsek Pulau Panggung.

Saat ini tersangka berikut sejumlah barang bukti diamankan di Polsek Pulau Panggung. “Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1), ayat (2), UU No. 35 tahun 2014
tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
atau ancaman kekerasan, memaksa anak melakukan atau dengan orang lain, ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Kakek JS saat melancarkan aksi bejatnya tersebut mengaku khilaf dan tidak dapat menahan nafsu ketika melihat korban, pasalnya telah lama memendam hasrat yang tidak tersalurkan dikarenakan istrinya jarang mau melayaninya.

BACA JUGA:  Puas, Pemasangan Spanduk dan Umbul-umbul Selamat Datang TMMD Negepoh Selesai

“Khilaf saat pengen karna istri sering nolak melayani. Menyesal sekali karna khilaf saya” tuturnya kakek berkumis tebal tersebut sambil menunduk.

Apapun alasan yang diberikan, itu tetaplah perbuatan bejat dan harus di pertanggungjawabkan, seharusnya sebagai manusia yang mempunyai hati tentunya wajib melindungi anak anak bukan sebaliknya melecehkan atau mencabuli. Juga hendaknya orang tua tetap waspada terhadap segala tindakan kejahatan terkadang datang tak mengenal waktu.(Adi)

About admin

Check Also

Sertijab Walikota & Wakil Walikota Metro Digelar Sesuai Protokol Kesehatan

LAMPUNG1.COM, Proses Serah Terima Jabatan Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Qomaru Zaman, pada Jumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *