Minggu , Juli 17 2022
Home / hukum / Oknum Dosen UIN Raden Intan Pelaku Pencabulan Ditetapkan Tersangka

Oknum Dosen UIN Raden Intan Pelaku Pencabulan Ditetapkan Tersangka

LAMPUNG1.COM, Bandarlampung — Polda Lampung akhirnya menetapkan Dosen UIN Raden Intan Lampung inisial SH, sebagai tersangka dugaan asusila dengan korban EF, mahasiswi bimbingannya sendiri.
Peningkatanstatus tersebut usai Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung melaksanakan gelar perkara di tingkat penyidikan, pada Kamis (21/3) kemarin.”Sudah gelar, dan statusnya dinaikan menjadi tersangka” ujar Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung, Jumat (22/3/2019) seperti dilansir berbagai media Pihaknya berencana penahanan terhadap SH, karena ancaman pidana perkara tersebut di atas 5 tahun. Namun, Penahanan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan di tingkat tersangka, apakah dilakukan oleh penyidik atau tidak. “Rencana bakal ditahan, tapi lihat penyidik nanti,” katanya.Sementara Kasubdit IV Renakta I Ketut Seregi mengatakan, SH diperiksa sebagai tersangka sejak Jumat (22/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. “Sedang kita upayakan penahanan,” singkatnya.
SHsendiri terlihat menggunakan kemeja batik berwarna abu-abu, Pemeriksaan dirinya di ruang Subdit IV ditemani wanita berkerudung, yang diduga sang istri.
SH dijerat dengan pasalpasal 290 ayat 1 jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana dan pasal 281 ke-2 jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana.
Sebelumnya, Subdit IV Remaja, Anak, dan Wanita, Ditreskrimum Polda Lampung terus melanjutkan proses penyidikan, terhadap perkara dugaan Asusila, dengan pelapor Mahasiswi UIN Raden Intan, EF  atas dosennya sendiri berinisal SH. Ia dilaporkan dengan nomor LP/B-1973/XII/2018/LPG/SPKT, Polda Lampung. (Red).

Baca Artikel Menarik di LV

About susan

Check Also

IKWI Lampung Serahkan Penghargaan IKWI Award ke 7 Tokoh Perempuan Lampung

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung –Tujuh tokoh perempuan Lampung terima penghargaan IKWI (Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia) Award 2022. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.