Kamis , April 25 2019
Home / Peristiwa / KPPU RI Bersama IMM Pringsewu Sosialisasi Larangan Praktik Monopoli

KPPU RI Bersama IMM Pringsewu Sosialisasi Larangan Praktik Monopoli

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Sosialisasi Undang-undang  No.5 tahun 1999 tentang praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat serta perkembangannya. Digelar oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU RI) bersama Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah  (IMM)  Kabupaten Pringsewu, bertempat di Hotel Urban Style,Senin (15/4).

Sebagai Narasumber dalam giat Taufik Ahmad  Deputi pencegahan KPPU, Edi Agus Yanto, S.IP, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. Hadir pula Drs Attoriadi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pringsewu, Drs Mansur M Ilyas MM, Ketua PC IMM Pringsewu  Efi Hardianto.

Dalam penyampaiannya Ketua PDM  Pringsewu Drs Attoriyadi sangat apresiasi terhadap pelaksanan sosialisasi ini. “Saya sangat apresiasi giat ini semoga kita dapatkan manfaatnya dan untuk IMM jangan hanya jadi fasilitator  harus ada inovasi yang bisa diambil dari kegiatan ini, ujarnya.

Sementara itu Taufik Ahmad Deputi pencegahan komisi pengawas  KPPU RI menyampaikan pemaparan sosialisasinya dalam tema “Komisi Pengawasan Usaha Mengawasi Persaingan Usaha Dan Mengawasi Kemitraan”. Ada dua pembahasan utama yang di sampaikan, pertama KPPU mengawasi persaingan usaha dan KPPU mengawasi kemitraan.
KPPU mengawasi persaingan usaha di mana menerangkan latar belakang lahirnya undang-undang persaingan usaha UU Nomor 5/1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Tujuan undang-undang persaingan usaha yaitu menjaga kepentingan umum dan meningkatkan efisiensi nasional sebagai upaya mensejahterakan rakyat, menjamin kesempatan berusaha yang sama bagi pelaku usaha besar menengah dan kecil, mencegah praktik monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat efektivitas dan efisiensi kegiatan usaha.

Tugas utama KPPU antara lain advokasi kebijakan, pengendalian merger, penegakan hukum dan pengawasan kemitraan.
Adapun manfaat dari pengawasan KPPU yaitu harga terjangkau, pelayanan meningkat, distribusi lancar pengadaan barang atau jasa dan lisensi transparan.

“Mudah-mudahan pada sosialisasi  Undang Unfang  No.5  tahun 1999   tentang Praktek monopoli dan persaingan Usaha ini diharapkan peserta sosialisai bisa paham dan mengerti  mana yang bisa dilakukan dalam monopoli pelaku usaha dan ekonomi,”ujarnya.

“Saat ini KPPU berpusat di Jakarta dan  kemudian memiliki 5 kantor perwakilan daerah untuk Sumatera bagian utara itu ada di Medan, Batam , untuk wilayah Riau Kepulauan Riau, kemudian Surabaya untuk wilayah Jawa Timur, NTB dan Nusa Tenggara Barat , Balikpapan untuk wilayah Makassar dan di wilayah pulau Kalimantan dan Makassar untuk wilayah Indonesia Timur.

“Menjadi tugas kami untuk selalu mendorong agar masyarakat paham tentang undang-undang nomor 5 tahun 1999 dan ini adalah bagian dari ajaran itu sehingga nanti diharapkan melalui diskusi dan paparan yang  membuat pelaku usaha di lampung bisa maju dan berkembang dan tidak melakukan praktek Monopoli Usaha dan Ekonomi”ujar Taufik Ahmad.

Edi Agus Yanto, S.IP Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dalam pemaparannya menyampaikan. “Kalau kita mau jadi orang kaya jadi lah pengusaha atau wirausaha yang berjiwa kreatif dan inovatif, kalau kita tidak kreatif dan tidak inovatif maka kita akan tertinggal.

Perubahan iklim juga berjalan begitu cepat artinya KPPU harus kita bantu seluruh lapisan masyarakat harus sama-sama memperhatikan lingkungan usaha sekelilingnya, kalau ada persaingan usaha ini berjalan dengan baik yang diuntungkan masyarakatnya begitu juga sebaliknya kalau sampai iklim usaha ini tidak berjalan dengan baik masyarakat akan dirugikan.
Artinya kita memang harus lebih peduli dengan lingkungan usaha sekitar kita sehingga masyarakat bisa diuntungkan banyak, ada 4 manfaatnya terjaga iklim usaha itu berjalan dengan baik, harga terjangkau, distribusinya cepat, barangnya berkualitas terjamin dan pelayanannya juga baik”ujar Edi Agus Yanto.

Terkait monopoli Edi Agus Yanto berpendapat, “Sebenarnya kita salah paham bahwa monopoli itu dilarang akan tetapi yang dilarang adalah praktek monopolinya.Jadi intinya  monopoli itu tidak dilarang tetapi praktek monopolinya yang dilarang” pungkas Edi Agus Yanto.

Kegiatan juga dihadiri oleh para Mahasiswa dari STKIP Muhammadiyah dan beberapa kampus yang ada di Pringsewu, para wira usaha dan para junalis Pringsewu berjalan lancar. (Adi).

1,268 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini

About admin

Check Also

BNN Tanggamus Gelar Workshop Di Lingkungan Instansi Swasta

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanggamus, menggelar pelatihan kegiatan pengembangan kapasitas dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pornvids.xyz indoporno.xyz rentalmobilpontianak.xyz videobokep18.xyz fullbokep.xyz videobokepxxx.xyz bokeppro.xyz filmbokeps.xyz videopornoindo.xyz bokepbaru.xyz
error: Content is protected !!