Minggu , Mei 15 2022
Home / Ruwa Jurai / Lampung Timur / KPU Lampung Timur Diduga Tidak Profesional, Partai Politik Minta DKPP Turun Tangan

KPU Lampung Timur Diduga Tidak Profesional, Partai Politik Minta DKPP Turun Tangan

LAMPUNG1.COM, Diduga tidak profesional, beberapa Partai Politik berkomitmen akan mengadukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Timur, ke lembaga Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Yusni, salah seorang Calon Anggota Legislatif Partai PAN dari Daerah Pemilihan 7 (Kecamatan Batanghari Nuban, Pekalongan, dan Raman Utara), yang notabene merupakan Saksi Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Lampung Timur, pada Minggu (5/5), menjelaskan bahwa Indikasi adanya dugaan selisih perolehan suara, sudah diungkapkannya pada hari pertama digelarnya Pleno Rekapitulasi Suara, di Kantor KPU, pada Selasa (30/4) lalu.

Persoalan tersebut sempat membuat Rapat Pleno Rekapitulasi Suara, untuk Kecamatan Batanghari Nuban, mengalami penundaan beberapa kali, dan dari hasil Cross Cek Data beberapa saksi Partai Politik lain, diduga suara PAN hilang sebanyak 288 suara.

BACA JUGA:  Jelang Berakhirnya Program TMMD 110 Bojonegoro, Anggota Menyempatkan Berkumpul

Anggota BAWASLU Provinsi Lampung, M Teguh, mengatakan, bahwa pada Sabtu (4/5) malam, BAWASLU Kabupaten Lampung Timur telah mengeluarkan Rekomendasi Tertulis untuk membuka Kotak Suara, guna mencocokkan Data DAA1 dan DA1, dan ternyata hasil dari DAA1 berbeda dengan data DA1, karena terjadi dugaan pergeseran suara PAN sebanyak 288 suara.

Tetapi, Ketua KPU Lampung Timur, Andri Oktavia, menyatakan bahwa Keputusan Pleno Kecamatan Batanghari Nuban tetap menggunakan Data DA1, karena pihaknya tidak memiliki wewenang untuk membuka C1.

BACA JUGA:  UMAT HINDU LAMPUNG TIMUR GELAR UPACARA MELASTI

“Alat bukti terkait indikasi berkurangnya 288 Suara PAN, tidak terlalu kuat, dan kenapa PAN tidak mengawal pleno rekapitulasi suara di tingkat PPK Kecamatan Batanghari Nuban, silahkan buktikan apabila kami (KPU Lampung Timur) ada permainan”, ujar Andri Oktavia.

Sementara, menurut Ariyan, Saksi Partai Golkar, mengungkapkan bahwa pihaknya mengetahui ada data jumlah suara yang tidak sesuai di DA-1 dengan DAA-1, di Kecamatan Batanghari Nuban, maka pihaknya meminta Bawaslu dan KPU mengambil langkah profesional, untuk menyikapi hal tersebut.

BACA JUGA:  Jaga Kebugaran, Satgas TMMD Bojonegoro Dan Warga Senam Bersama

Hal senada juga disampaikan oleh Awal, saksi dari Partai PKS, dimana menurutnya indikasi adanya pergeseran suara PAN di Kecamatan Batanghari Nuban tersebut, akan berpengaruh pada perolehan kursi di Dapil-7.

“Keputusan Pleno KPU Lampung Timur dalam menyikapi persoalan di Kecamatan Batanghari Nuban, sangat merugikan PKS, karena keputusan KPU itu sama artinya dengan menggeser Kursi PKS ke Partai Lain, oleh karena itu PKS dan PAN akan melaporkan KPU Lampung Timur, ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)”, tegas Awal. (Eko Arif)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Bapemperda DPRD Batam Masih Berupaya Selesaikan Pembahasan Harmonisasi Lanjutan Terhadap Ranperda Perkampungan Tua

Lampung1.com – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam masih berupaya menyelesaikan pembahasan harmonisasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.