Jumat , Mei 13 2022
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Perolingan Menyalahi Aturan, Pejabat Pemprov Merasa Dibodohi

Perolingan Menyalahi Aturan, Pejabat Pemprov Merasa Dibodohi

LAMPUNG1.COM, BANDARLAMPUNG–Rolling sepekan sebelum akhir masa jabatan Gubernur M Ridho Ficardo (2-6) diduga menyalahi aturan. Akibatnya, sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung merasa dibodohi karena tidak ada kepastian hingga saat ini.

Seperti diungkapkan salah seorang pejabat eselon III yang enggan disebutkan namanya mengaku bingung dengan mutasi jabatan lalu.

Dia mengaku masih bingung dan resah soal surat keputusan (SK) mutasi yang diterima. Satu sisi sudah dinyatakan pindah, namun belum jelas soal serah terima jabatannya.

BACA JUGA:  Terus Awasi Semua Pekerjaan TMMD

Kami yang dimutasi ini tidak punya kebijakan di tempat kerja baru karena memang belum jelas serah terima jabatannya, ujar dia.

Menurutnya, ada hal yang membuat mereka masih menunggu dalam ketidakpastian, bila berkaca pada pengalaman, mutasi dapat saja berganti (dianulir) lantaran bersifat belum final karena di tengah pergantian tampuk kepemimpinan gubernur Lampung.

Meski sudah dinyatakan pindah, posisi saat ini masih ‘rawan’ dan belum fix, saya aja belum berani pindahkan barang keruangan sekarang, karena bisa saja dianulir kembali, karena apa kita juga belum sertijab belum laku tandatangan, akunya lirih.

BACA JUGA:  Satgas TMMD 110 Bantu Dinsos Bojonegoro Distribusikan Bantuan Sosial

Selain pejabat eselon III, ada juga pengakuan yang disampaikan salah seorang kepala dinas eselon II lingkup Pemprov Lampung yang merasa masih khawatir dan kaget menerima perintah rolling.

“Iya ini, kita masih bingung karena ratusan orang dirolling, belum jelas ni nasib,” jelasnya usai beramah-tamah dengan Pj Gubernur Lampung di teras gedung Balai Keratun.(red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

SPSI Batam Sampaikan Sikap Kepada DPRD Batam

LAMPUNG1.COM-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Batam, meminta DPRD Kota Batam untuk mengawal tuntutan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.