Sabtu , Mei 14 2022
Home / Hukum Kriminal / Seorang Bocah Tewas Tenggelam Di Pringsewu

Seorang Bocah Tewas Tenggelam Di Pringsewu

LAMPUNG1.COM, Tak butuh waktu lama, tubuh Faisal Setiawansah Putra, bocah berusia 9 tahun yang tenggelam siang tadi di sungai Way Sekampung berhasil ditemukan, pada Rabu (12/6) malam.

Namun sayang, putra dari Untung Subari yang merupakan pelajar SD beralamat Dusun Sinar Banten Pekon Sukaratu Pagalaran diketemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, didampingi Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis, mengatakan, Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 21.15 Wib melalui penyelaman di dalam lubuk sekitar 10 meter dari titik awal tenggelam.

BACA JUGA:  Muscab VI Pemuda Pancasila Tuba, Tetapkan Feri Yanto Sebagai Ketua MPC Tuba

Korban ditemukan sekitar 4 meter dari bibir sungai, dengan kondisi tubuh biru didada, dan mengeluarkan cairan putih dari hidung, serta terdapat luka lecet, diduga tergores batu.

“Berdasarkan keterangan medis, korban meninggal dunia disebabkan kekurangan oksigen akibat paru-parunya dipenuhi air”, ujarnya.

Jenazah korban didampingi oleh keluarganya telah dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Pringsewu guna proses Visum, dan akan segera dimakamkan.

BACA JUGA:  Pemkab Lamsel Anggarkan Rp.81,4 Miliar Untuk Kecamatan Rajabasa

Sebelumnya Polsek Pagelaran menerima informasi tenggelamnya korban sekitar pukul 18.30 Wib, Kapolsek AKP Syafri Lubis langsung berkoordinasi dengan Camat Pagelaran, BPBD Pringsewu, Basarnas Tanggamus untuk mendatangi TKP, dari TKP petugas berhasil menemukan pakaian korban yang berada di daratan tidak jauh dari bibir sungai.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi bahwa korban bersama 3 rekannya Dani (9), Akbar (9) dan Hasanul Maulana (9) seluruhnya pelajar SD warga Pekon Sukaratu, sekitar pukul 12.00 Wib berangkat untuk mandi di sungai tersebut.

BACA JUGA:  Supriyadi Alfian Layak Kembali Pimpin PWI Lampung

Sementara teman temannya masih didarat dan korban terbawa arus air, karena diduga tidak bisa berenang tubuh korban langsung terbawa arus.

Rekan korban telah berusaha menolong dengan menggunakan media kayu namun tidak dapat menjangkau tubuh korban. Karena ketiganya ketakutan sehingga mereka pulang ke rumah pada sore hari. (Adi)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Ratusan Pecinta Catur Ramaikan Bumi Andan Jejama, Ini Daftar Pemainnya

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Sedikitnya 144 peserta siap adu jitu skill strategi dalam tournamen catur tingkat provinsi lampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.