Minggu , Mei 15 2022
Home / Peristiwa / Terbawa Arus Bocah 9 Tahun Ditemukan Sudah Meninggal

Terbawa Arus Bocah 9 Tahun Ditemukan Sudah Meninggal

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Tak butuh waktu lama, tubuh Faisal Setiawansah Putra, bocah berusia 9 tahun yang tenggelam siang tadi di sungai Way Sekampung berhasil ditemukan, Rabu (12/6/19) malam.

Namun sayang, putra dari Untung Subari yang merupakan pelajar SD beralamat Dusun Sinar Banten Pekon Sukaratu Pagalaran diketemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis, SH mengatakan.
“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 21.15 Wib melalui penyelaman di dalam lubuk sekitar 10 meter dari titik awal tenggelam,” kata AKP Syafri Lubis mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

BACA JUGA:  Menteri ATR dan Kepala BPN Berharap Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2019 Dapat Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Menurut Kapolsek, adapun jarak penemuan dari bibir sungai sekitar 4 meter. Kondisi tubuh korban mengalami biru didada, mengeluarkan cairan putih dari hidung dan terdapat luka lecet ditubuhnya diduga tergores batuan.

“Berdasarkan keterangan medis, korban meninggal dunia disebabkan kekurangan oksigen akibat para-parunya dipenuhi air,” ujarnya.

“Saat ini jenazah korban didampingi oleh keluarganya telah dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Pringsewu guna proses Visum. Setelah itu, jenazah akan langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Selain SF, Polisi Duga Ada Tersangka Baru Dalam Kasus Pungli APDESI Pugung

Sebelumnya Polsek Pagelaran menerima informasi tenggelamnya korban sekitar pukul 18.30 Wib, Kapolsek AKP Syafri Lubis langsung berkoordinasi dengan Camat Pagelaran, BPBD Pringsewu, Basarnas Tanggamus untuk mendatangi TKP, dari TKP petugas berhasil menemukan pakaian korban yang berada di daratan tidak jauh dari bibir sungai.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi bahwa korban bersama 3 rekannya Dani (9), Akbar (9) dan Hasanul Maulana (9) seluruhnya pelajar SD warga Pekon Sukaratu, sekitar pukul 12.00 Wib berangkat untuk mandi di sungai tersebut.

BACA JUGA:  Rumah Perwira TNI Di Sekampung, Di Bobol Pencuri.

Sementara teman temannya masih didarat dan korban terbawa arus air, karena diduga tidak bisa berenang tubuh korban langsung terbawa arus.

Rekan-rekan korban telah berusaha menolong dengan menggunakan media kayu namun tidak dapat menjangkau tubuh korban. Karena ketiganya ketakutan sehingga mereka pulang ke rumah pada sore hari.(Adi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Realisasi Pendapatan Daerah Kota Batam Tahun 2021 Tidak Mencapai Target

Lampung1.com-Panitia Khusus (pansus) DPRD Kota Batam menyoroti realisasi pendapatan daerah tahun 2021 kurang mencapai target,hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.