Sabtu , September 21 2019
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Pemprov Lampung Tergetkan Perbaikan RTLH, Akses Layanan Air Minum Hingga Turunkan Luas Pemukiman Kumuh

Pemprov Lampung Tergetkan Perbaikan RTLH, Akses Layanan Air Minum Hingga Turunkan Luas Pemukiman Kumuh

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Sebanyak 74.248 unit rumah tidak layak huni ditargetkan akan diperbaiki Pemerintah Provinsi Lampung dalam 5 tahun kedepan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pejabat (Pj) Sekretarias Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat membuka Rapat Koordinasi Sinergitas Perumahan dan Kawasan Permukiman, di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Kamis (11/07/2019).

Fahrizal mengatakan, artinya di tahun 2024 rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Lampung turun menjadi 0 persen.

“Hingga tahun 2018, jumlah RTLH di Provinsi Lampung mencapai 93.752 unit, yang sudah tertangani sebesar 5 persen atau sebanyak 19.504 unit rumah,” ujar Fahrizal.

Selain menargetkan penurunan RTLH menjadi 0 persen, lanjut Fahrizal, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga menargetkan penurunan jumlah backlog (angka kebutuhan) rumah yang masih tinggi di Provinsi Lampung.

Fahrizal memaparkan, Dari data yang diperoleh sampai dengan tahun 2018, jumlah backlog kepemilikan rumah mencapai 247ribu lebih sementara backlog penghunian jumlahnya lebih dari 181ribu.

“Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah adalah dua daerah yang tertinggi jumlah backlognya. Ini, artinya masih banyak orang yang belum memiliki rumah, kata Fahrizal.

Untuk itu, pihaknya mendorong pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk bersinergi bersama dengan Pemerintah Provinsi Lampung mengatasi masalah backlog ini.

“Karena keberhasilan pembangunan menuju Lampung Berjaya diawali dari tingkat rumah , disnilah orang menjadi sehat , produktif pintar, bagaimana mau pintar jika ia tinggal di kolong jembatan atau rumahnya tidak sehat.” ungkapnya.

Dalam 5 tahun kedepan Pemprov Lampung juga menargetkan agar akses layanan air minum ditingkatkan menjadi 88 persen, naik 15 persen (dari 71 persen di tahun 2018), kemudian akses layanan sanitasi layak juga ditingkatkan menjadi 85 persen (dari 64 persen).

Selain itu, Pemprov Lampung juga menargetkan akan menurunkan luas permukiman kumuh perkotaan menjadi 0,20 atau seluas 844,18 hektare.

108 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

About admin

Check Also

Wagub Chusnunia Resmi Tutup Pagelaran FLS2N ke-16

LAMPUNG1.COM, Bandarlampung — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menutup secara resmi pagelaran Festival dan Lomba …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *