Selasa , Juli 5 2022
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Pemprov Lampung Berupaya Tingkatkan Kembali Kejayaan Komoditas Lada

Pemprov Lampung Berupaya Tingkatkan Kembali Kejayaan Komoditas Lada

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Pemprov Lampung menggelar Sosialisasi Tata Kelola Lada dan Implementasi Indikasi Geografis Lada Hitam Lampung (IG-LHL), di Ruang Sungkai, Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (26/08/2019).

Sosialisasi tersebut guna meningkatkan dan membangkitkan kembali kejayaan komoditas lada.

Sosialisasi tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Taufik Hidayat.

Saat menyampaikan sambutan nya, Taufik mengatakan pada tahun 1980an Provinsi Lampung menempati urutan kedua sebagai penyumbang ekspor lada Indonesia, setelah Bangka Belitung, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Taufik menyebutkan, Lampung memiliki tanaman lada seluas kurang lebih 44.454 ha, dan produksi 12.778 ton dengan produktivitas 427 KG/HA.

BACA JUGA:  Wadan Satgas TMMD 107 Tinjau Lokasi TMMD Desa Kedungsari

Untuk membangkitkan kejayaan lada di Lampung, Taufik menyebutkan harus adanya proses perbaikan baik di hulu, on farm, proses hilir, pemasaran produk, maupun pada kelembagaannya.

Selain itu pula, sambungnya, perlu dilakukan tatakelola dan tataniaga lada Lampung, sehingga menjadi usaha tani yang menguntungkan bagi masyarakat dan kembali menggairahkan usaha tani lada di Provinsi Lampung.

Peran perlindungan Indikasi Geografis tersebut sangat penting, karena dapat melindungi masyarakat dari pemalsuan suatu produk, serta meningkatkan nilai ekonomis suatu produk yang mengandung Indikasi Geografis.

Taufik meminta kepada Pengurus Masyarakat Indikasi Geografis-Lada Hitam Lampung (MIG-LHL) baik di Provinsi maupun Kabupaten untuk mengembalikan Kejayaan Lada Lampung dan Mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

BACA JUGA:  Tim Tabulasi Penghitungan Suara DPC PDI P TubaTetap Standby

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Rempah Indonesia (DRI) Wilayah Lampung, Untung Sugiyatno mengatakan ada beberapa langkah dan kegiatan DRI Wilayah Lampung dalam upaya membantu pemerintah mengembalikan kejayaan rempah-rempah tanah air termasuk lada.

Untung menuturkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan DRI Pusat termasuk juga dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

“Kami juga akan mensosialisasikan penerapan GAP, Good Handling Practices (GHP) dan Good Manufacturing Practice (GMP) kepada petani lada di Lampung,” ujar Untung.

BACA JUGA:  "SEMANGAT" Mantra Sakti Para Satgas dan Warga Dalam Mengerjakan Pembangunan TMMD 106

Untung mengatakan sesuai dengan tujuan DRI agar dapat mensinergikan seluruh kegiatan agribisnis rempah (lada) dengan melakukan koordinasi seluruh pelaku agribisnis lada/rempah, pemerintah pusat, DRI Pusat, Pemprov, Pemerintah Daerah Kabupaten dan stakeholder lainnya untuk mengembalikan kejayaan lada Lampung.

“Kami juga telah menyampaikan program intensifikasi seluas 3.000 Ha ke DRI Pusat. Kami siap menjadi mitra bagi Pemprov Lampung untuk mendukung visi dan misi Gubernur mewujudkan petani lada Rakyat Lampung Berjaya,” tandasnya. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

PWI Provinsi Lampung Terima Kunjungan KPPU

LAMPUNG1.COM,Bandarlampung–Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung menerima kunjungan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Kunjungan itu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.