Sabtu , September 18 2021
Home / Ruwa Jurai / Supriyadi Alfian Minta Narasumber Tanyakan Identitas Wartawan

Supriyadi Alfian Minta Narasumber Tanyakan Identitas Wartawan

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian minta kepada para narasumber, baik para pejabat dan bukan pejabat, untuk lebih utama melayani wartawan yang sudah lulus uji kompetensi wartawan.

Hal tersebut diungkakan Supriyadi Alfian saat memberikan sambutan pada acara Workshop Pendidikan dan sosilisasi UU nomor 40/1999, tentang Pers, dan Kode etik Jurnalistik, di Tanggamus, Selasa (27/08/2019).

“Bapak ibu, sebagai narasumber bagi wartawan jangan takut dengan wartawan, tanya identitas kewartawanan, dari mana asal medianya, juga tanya soal Uji Kompetensi Wartawan. Jika media tidak jelas, dan belum UKW, maka Narasumber boleh menolak wartawan tersebut. Utamakan wartawan yang sudah kompeten, ” kata Supriyadi Alfian.

BACA JUGA:  Awali Pra TMMD, Warga Sendangkulon Doa Bersama

Supriyadi menuturkan, pihaknya kerap menerima pengaduan tentang keresahan para guru, di daerah yang kerap di datangi oknum-oknum wartawan yang suka keliling-keliling, dengan tujuan yang diluar konteks jurnalistik.

“Kalo sudah kompetensi, pasti tidak melakukan hal hal yang melanggar kode etik. Jika masih saja ada yang begitu, melanggar kode etik, wartawan tidak jelas, maka silahkan laporkan ke pihak berwajib,” katanya.

Sementara Bupati Tanggamus Dewi Hanjayani menambahkan bahwa Pers adalah bagian dari mitra pemerintah di daerah dalam menunjang pembangunan.
“Wartawan itu bukan musuh, tapi adalah mitra, sesuai tugas pokok dam fungsinya. Tinggal membangun komunikasi dan kerjasama dalam pembangunan, ” ujarnya.

BACA JUGA:  Dari Musik Dangdut, Rubah Warna Warga Desa

Bupati berharap, kehadiran pers di Tanggamus juga dapat menjadi bagian dalam meningkatkn pembangunan di daerah Tanggamus. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Rapat Paripurna DPRD Pringsewu Sahkan Enam Ranperda

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Enam Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Pringsewu disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *