Minggu , September 26 2021
Home / Agama / Usai Laksanakan Sholat Subuh dan Ashar, Jamaah Masjid Agung Medan Nikmati Te-Em-Je
Ketua Bidang Kemakmuran Masjid BKM Agung Medan H. Yuslin Siregar berbaur bersama jamaah menikmati Teh manis

Usai Laksanakan Sholat Subuh dan Ashar, Jamaah Masjid Agung Medan Nikmati Te-Em-Je

LAMPUNG1.COM, Medan – Salah satu program Badan Kesejateraan Masjid (BKM) Masjid Agung medan direspon dan dapat sambutan hangat.

Salah satu program tersebut ialah Teh Manis Jemaah (Te-em-je) yang tersedia di teras depan Masjid Agung Medan setiap hari usai Shalat Subuh dan Ashar.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Bidang Kemakmuran Masjid Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Agung Medan H. Yuslin Siregar Kamis (08/08/2019).

Yuslin Siregar mengatakan, pihaknya bersyukur program keummatan tersebut disambut antusias oleh para jamaah Masjid Agung Medan. Termasuk generasi muda yang bekerja di sekitar kawasan Masjid Agung di Jalan Pangeran Diponegoro Medan tersebut.

BACA JUGA:  Regina : "Luar Biasa TMMD di Tambakselo''

“Alhamdulillah, terutama jamaah bakda Ashar mengambil sendiri minuman teh manis panas tersebut dari tempat yang disediakan,” ujar Yuslin penggagas “Te-Je-Em tersebut.

Yuslin menjelaskan, penyediaan Teh manis tersebut tidak memakai dana tabung infak dan anggaran BKM. Akan tetapi dana tersebut sepenuhnya dari swadaya pengurus BKM selaku pelayan jamaah.

“Jadi BKM itu harus bertindak sebagai pelayan agar jamaah yang ke masjid nyaman berwuduk karena air cukup, suasana Masjid sejuk, ambalnya bersih dan wangi, kalau mereka haus ada minuman dan bagi yang berkebutuhan juga disediakan nasi bungkus umat secukupnya setiap hari bakda Zuhur,” ujar Yuslin didampingi fungsionaris BKM Masjid Agung Medan.

BACA JUGA:  Istirahat Sambil Bercanda Wujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Program tersebut bertujuan sebagai salah satu ikhtiar dalam memakmurkan masjid, peran serta fungsi seorang takmir domain akan lebih menentukan. Fungsi takmir tak ubahnya seperti pelayan para jamaah masjid dan bukan penguasa masjid.

“Takmir itu statusnya adalah pelayan jamaah, takmir bukan penguasa masjid sehingga kita setiap saat Insya Allah berupaya membuat jamaah yang beribadah ke Mesjid Agung merasa aman, nyaman dan menyenangkan,” katanya.

Selain “Te-Em-Je”, sebelumnya H. Yuslin Siregar juga menggagas program Nasi Ummat Silahkan Ambil dan Isi Masjid Agung. Disebut sebagai “Nasi Umat, Silahkan Ambil dan Isi” karena melalui program ini siapa pun yang membutuhkan dapat mengambil nasi bungkus tersebut, kemudian siapa pun yang ingin ikut berinfak dengan menyediakan nasi bungkus dapat mengisi ke rak tersebut.

BACA JUGA:  TNI - Polri - Warga Terus Konsisten Hingga di Penghujung TMMD

Untuk kemudahan kepada para donatur, BKM dapat menerima sumbangan berupa dana Rp 12.500 untuk satu bungkus nasi, Terserah mau berinfak berapa bungkus dapat diterima.

Program nasi bungkus ini merupakan sarana menunjukan bahwa Islam adalah kebersamaan dan kekeluargaan. Suasana kebersamaan semakin kuat. Geliat dakwah pun berjalan penuh semangat. Diharapkan program Berbagi Nasi Bugkus ini dapat mempererat tali ukhuwah umat Islam. Juga menjadi contoh guna memakmurkan Masjid. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Personel Polda Lampung Sumbang Satu Medali Emas Pada PON XX Papua

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Personel Polda Lampung, Bripda Dio Oktavianus berhasil mengukir prestasi dengan menyumbangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *