Selasa , Maret 31 2020
Home / Ruwa Jurai / Lampung Barat / Apin Kampanyekan Kebersihan Lingkungan, Buka Stand Informasi di CFD Besok

Apin Kampanyekan Kebersihan Lingkungan, Buka Stand Informasi di CFD Besok

LAMPUNG1.COM, Bandar lampung – Ester indahyani Yusuf, menemani anaknya yang sangat peduli soal “limbah sedotan plastik” yang sudah membahayakan ekosistem tempat di mana kita tinggal bermukim. Kesadaran akan bahaya ini sungguh unik untuk anak sekolah di usianya.

Nama anak tersebut Apin pada saat Car Free Day (CFD) Bandar Lampung, Minggu (29/9/2019) akan membuka meja informasi di Tugu Adipura pukul 07.00 Wib s/d selesai.

Joni Fadli salah satu kawannya menghimbau agar warga Lampung mampir di meja informasi milik Apin tersebut. “Disitu kamu bisa mendapat pengetahuan yang berkaitan dengan bahaya sedotan pelastik untuk warga Bandar Lampung dan Lampung secara keseluruhan. Sampai ketemu di CFD ya!! Bravo Apin,” ujar Joni.

Diketahui Alvin Leonard (7) getol berkampanye melawan sedotan plastik dengan media poster yang ia gambar sendiri.

Anak berumur 7 tahun itu akrab disapa “Apin” layaknya anak-anak lain, bocah yang satu ini menyimpan rasa ingin tahu yang besar dalam dirinya.

“Mama, pernahkah dalam hidup Mama, sekali saja, mengeluarkan 1 butir air mata, 1 butir saja, waktu melihat laut hancur karena sampah plastik?” ucap sang bunda, Ester Indahyani Jusuf (48), menirukan pertanyaan putra bungsunya sekitar awal Mei 2019.

Sejak momen itu, persoalan sedotan plastik menjadi keresahan tersendiri dalam benak Apin.

Bayangan soal ikan-ikan yang tewas akibat keliru memangsa sampah plastik bergentayangan di kepalanya.

“Hiiii, kasihan kan,” kata Apin sembari menyodorkan video bangkai Paus sperma di Wakatobi dengan 5,9 kilogram sampah plastik di perutnya.

“Burung juga bisa salah makan (sampah plastik), tahu? Mending pakai plastik yang dari singkong, dia bisa lapuk,” katanya lagi, merujuk temuan bioplastik berbahan serat singkong yang jadi perbincangan beberapa tahun lalu; suatu wawasan yang mungkin selangkah di depan anak-anak seusianya.

Dari sekian banyak jenis sampah plastik yang membunuh satwa-satwa laut, Apin menjatuhkan pilihan pada sedotan

Menurut dia, sedotan plastik merupakan benda yang sering dipakai, kemudian dibuang secara tidak sadar oleh pemakainya.

“Soalnya banyakan yang pakai sedotan di restoran-restoran (daripada kantong plastik),” kata Apin polos soal alasannya pilih mengampanyekan perlawanan terhadap sedotan plastik. (agus salim)

About admin

Check Also

Cegah Covid-19, Dokter Lettu CKM Muhamad Wiryo Ajarkan Cuci Tangan Dilokasi TMMD 107

LAMPUNG1.COM, Kudus – Merebaknya penyebaran virus corona menjadi perhatian banyak orang termasuk di indonesia, TNI …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *