Kamis , September 23 2021
Home / Peristiwa / Berniat Bantu Penebang Pohon, Iswanto Meninggal Dunia Dikebun

Berniat Bantu Penebang Pohon, Iswanto Meninggal Dunia Dikebun

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Iswanto (50) berniat membersihkan kebun dari batang aren dan membantu pria tukang chainsaw (penebang pohong dengan meain), malah tertimpa sehingga meninggal dunia di kebunnya sendiri, Rabu (11/09/2019) siang.
Pasalnya setelah tertimpa pohon aren itu, korban yang merupakan warga Pekon Tanjung Bagelung Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten mengalami luka parah di pelipis dan rahang bawah.Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora, SH mengatakan korban meninggal dunia di kebunnya sendiri di wilayah perkebunan Air Kembuaiyan Pekon Gunung Meraksa Kecamatan Pulau Panggung.

“Korban tertimpa pohon aren yang akan ditebang dikebunnya sendiri sekitar pukul 13.00 Wib,” kata Iptu Ramon dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Rabu (11/9) petang.

BACA JUGA:  Wakil Rakyat, Ngaji Bareng Penghuni Lapas Kota Metro.

Iptu Ramon menjelaskan, kronologis kejadian yakni pagi tadi sekitar pukul 08.00 Wib, korban meminta tolong kepada saksi Minhayadi (37) yang merupakan tetangganya untuk menebang pohon aren (enau) yang berada dikebun miliknya.

Kemudian, setelah selesai melakukan penebangan terhadap beberapa pohon, tepatnya sekitar pukul 13.00 Wib, saksi Minhayadi kembali melakukan penebangan berikutnya terhadap pohon aren yang menimpa korban.

Dimana saat melakukan penebangan tersebut, korban membantu memasangkan ganjal (baji) dipohon aren yang mulai terpotong agar memudahkan untuk merobohkan kayu tersebut.

BACA JUGA:  Polsek Banjar Agung Bersama Tekab 308 Tangkap Tiga Pelaku Curas Terhadap Pelajar

Lantas setelah kayu tersebut terpotong, korban juga membantu mendorong kayu aren tersebut agar roboh kearah yang telah ditentukan, akan tetapi setelah kayu tersebut terputus ditebang oleh mesin chainsaw, tiba-tiba batang aren itu roboh berbalik arah sehingga menimpa korban.

“Melihat kejadian tersebut kemudian saksi Minhayadi langsung mengangkat korban untuk dinaikan keatas motor. Namun karena tidak kuat, kemudian ia memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat pekon Tanjung Begelung dan keluarga korban untuk membawa korban,” jelasnya.

BACA JUGA:  Serasa Keluarga, Satgas Dan Warga Semakin Erat

Lanjutnya, pihaknya telah melakukan pemeriksaan TKP dan memeriksa korban serta meminta keterangan pihak medis terkait luka yang dialami korban.

“Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saki, korban murni kecelakaan kerja, sementara berdasarkan keterangan medis korban mengalami patah/retak tulang kepala dekat pelipis kiri, remuk tulang rahang bawah dan luka robek lengan atas kanan,” ujarnya.

Saat ini jenazah korban masih disemayamkan di rumah duka guna proses pemakaman di Pekon Tanjung Bagelung Kecamatan Pulau Panggung.

“Berdasarkan keterangan keluarga, jenazah akan dimakamkan besok,” pungkasnya. (Adi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

PTM Akan Digelar, Pelajar Di Batanghari Belum Di Vaksinasi COVID-19

LAMPUNG1.COM, Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat mempercepat proses Vaksinasi Massal COVID-19, terhadap peserta didik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *