Jumat , Januari 28 2022
Home / Ruwa Jurai / Lampung Barat / Bupati Parosil Buka Tes Urine Pejabat dan PNS di Lingkup Pemkab Lambar

Bupati Parosil Buka Tes Urine Pejabat dan PNS di Lingkup Pemkab Lambar

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat – Tes urine pejabat dan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Lampung Barat tahun anggaran 2019 dibuka Bupati H. Parosil Mabsus didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mad Hasnurin dan Sekda Akmal Abd Nasir, SH di GOR Ajisaka Kawasan Sekuting terpadu, Kamis (19/09/19).

Parosil menjelaskan, peserta tes urine hari ini merupakan tenaga pendidik, oleh karena itu sebagai tenaga pendidik untuk melakukan pengawasan terkait peredaran narkoba pada generasi muda dan anak didik kita agar tidak terjerumus pada narkoba karena generasi muda merupakan estafet kepemimpinan di Lampung Barat sehingga kami mengharapkan dukungan kepada peserta tes urine hari ini untuk mendukung pencegahan tersebut.

BACA JUGA:  Roda Slender Terus Menggelinding Tuntaskan Pengaspalan Jalan TMMD

“Terkait hal tersebut kerjasama dari semua pihak, harus dijalin kokoh, karena tugas dan tanggungjawab ini bukan hanya ditumpukan pada badan narkotika, kepolisian dan penegak hukum, tetapi juga tertuju pada pihak lain seperti individu-individu, keluarga dan kelompok-kelompok dalam lingkungan sosial di masyarakat,” ujarnya.

“Terakhir, sebagai tindak lanjut sikap pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam memberantas narkoba terutama dilingkungan pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya memberikan apresiasi dan mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dilingkungan pemerintah Kabupaten Lampung barat berupa tes urine yang merupakan bentuk dari kegiatan untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba dilingkungan Pemkab Lampung Barat,” tutup Parosil.

BACA JUGA:  Kedekatan TNI Dengan Rakyat Tidak Terpisahkan

Kepala Kesbangpol Muzakar,SE juga menjelaskan, maksud melakukan pencegahan penyalahagunaan narkoba di lingkup pendidikan, yakni untuk mengetahui dan menyikapi dengan seksama tentang tingkat peredaran dan penyalahgunaan narkoba oleh guru atau tenaga pendidik di Lambar.

“Apabila para guru tersebut bebas narkoba maka para guru wajib memberikan penyuluhan kepada para siswa tentang bahaya dari penyalahgunaan narkoba melalui diskusi yang melibatkan para siswa dalam perencanaan untuk intervensi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah,” tutup Muzakar.(Agus salim/Sumarlin)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Hi. AM. Syafi’i, Hadiri Sosialisasi Program PTSL Tahun 2022

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, menghadiri kegiatan Sosialisasi Program Pendaftaran Tanah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.