Kamis , September 23 2021
Home / Ruwa Jurai / Pringsewu / IMM Pringsewu Gelar Unjuk Rasa Terkait Kekerasan Seksual

IMM Pringsewu Gelar Unjuk Rasa Terkait Kekerasan Seksual

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Puluhan Mahasiswa IMM Pringsewu menggelar unjuk rasa terkait perosalan kekerasan seksual yang belakangan terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten setempat.

Aksi yang di mulai di Tugu Gajah Kabupaten Pringsewu, Jum’at (13/09/2019) tersebut, Selain persoalan kekerasan seksual, massa dari IMM MPL menyerukan peraturan daerah yang tidak berjalan, bahkan, regulasi yang disusun oleh eksekutif dan yudikatif terindikasi mandul, Pekik Suara lantang diatas mobil komando (Mokom).

BACA JUGA:  Polsek Batanghari Nuban, Gelar Operasi Pemberantasan Miras & Pengawasan Hiburan Malam.

Menurut Efi Ketua IMM Pringsewu seruan Pringsewu layak anak, penolakan kenaikan iuran BPJS, Penerapan Perda yang tidak optimal adalah aksi mengkritisi kebijakan yang tidak sesuai dengan realita di Kabupaten yang berjuluk Jejama Secancanan.

“Penghargaan pringsewu layak anak yang diberikan kepada Bupati Pringsewu belum pantas diterima, persoalannya, masih banyak pelecehan dan kekerasan seksual”,Pekik Efi diatas mobil komando.

Selain itu, masih kata Efi, Peraturan daerah yang disusun belum bisa memberikan jawaban, baik aturan maupun dalam penegakan hukum sesuai isi perda tersebut.

BACA JUGA:  152 Desa Di Lampung Timur, Gelar Pilkades Serentak Hari Ini

Kendati demikian, mahasiswa akan selalu mengkritisi setiap kebijakan tidak pro rakyat. Misalkan, kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan iuran BPJS berdampak kepada masyarakat dan kaum miskin kota lainnya.

“Semuanya, harus menjadi evaluasi baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, yang terpenting adalah, Kabupaten Pringsewu harus memberikan jaminan keamanan terhadap ibu dan anak yang sering mengalami kejahatan seksual”, Pungkasnya. (Adi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

PTM Akan Digelar, Pelajar Di Batanghari Belum Di Vaksinasi COVID-19

LAMPUNG1.COM, Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat mempercepat proses Vaksinasi Massal COVID-19, terhadap peserta didik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *