Kamis , September 23 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Tingkatkan Pelayanan RSUDAM, Gubernur Lampung Lakukan Inovasi SCF

Tingkatkan Pelayanan RSUDAM, Gubernur Lampung Lakukan Inovasi SCF

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan inovasi pembiayaan kesehatan melalui skema Supply Chain Financing (SCF).

Hal tersebut guna meningkatkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Abdul Moeloek Lampung (RSUDAM).

Hal itu diungkapkan Gubernur saat menerima audiensi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bandar Lampung Muhammad Fakhriza, Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni, beserta Direktur Bisnis Bank Lampung Nurdin dan Direktur RSUDAM Hery Djoko Subandrio, di Ruang Kerja Gubernur Senin (02/09/ 2019).

Skema SCF dilakukan antara BPJS Cabang Lampung, RSUDAM dan Bank Lampung dan diyakini dapat memperlancar operasional pembayaran klaim oleh rumah sakit.

BACA JUGA:  AMPT dan Laskar Merah Putih Orasi Dikantor Bupati dan DPRD Tanggamus

“Pemerintah Provinsi Lampung akan mengupayakan Program pembiayaan ini melalui Bank Lampung, yang khusus diberikan kepada RSUDAM untuk mempercepat penerimaan pembayaran klaim pelayanan kesehatan melalui pengambil alihan invoice sebelum jatuh tempo,” ujar Gubernur.

Untuk segera mewujudkan kerjasama ini, Gubernur minta masing – masing stakeholder mengenyampingkan ego sektoral, membangun kerjasama dan berkoordinasi.

“Pemprov akan terus memantau dan memfasilitasi komunikasi yang efektif antara BPJS, RSUDAM dan Bank Lampung, lebih dari itu Pemprov juga akan menjembatani BPJS dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” kata Arinal.

BACA JUGA:  BPOM Temukan Bakso Formalin

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bandarlampung Muhammad Fakhriza menyambut baik inisiasi Gubernur Arinal.

Menurutnya, skema SCF dapat menyelamatkan cash flow rumah sakit yang tentunya akan berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan.

“Kondisi saat ini, sesuai dengan peraturan yang berlaku BPJS Kesehatan melakukan pembayaran tagihan pelayanan kesehatan maksimal 15 hari kerja setelah berkas lengkap. Namun melihat kondisi yang terus berkembang dan untuk terus menjaga cashflow dari rumah sakit skema SCF yang diinisiasi Gubernur ini tentu sangat membantu Kelancaran dan kesinambungan pelayanan,” kata Fakhriza.

BACA JUGA:  Kampanye Prokes, Satgas TMMD Bojonegoro Siapkan Tempat Cuci Tangan

Senada dengan itu Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni menyampaikan dengan kerjasama ini Bank Lampung akan menawarkan fasilitas pembiayaan untuk rumah sakit guna mencukupi kebutuhan cashflow-nya.

“Sesuai dengan arahan Gubernur Lampung, Bank Lampung akan memilih skema kerjasama yang saling menguntungkan antara BPJS, RSUDAM dan Bank Lampung,” ujar Eria.
Program SCF ini diharapkan dapat menjaga liquiditas RSUDAM, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN – KIS,” kata Eria.

Dalam kesempatan tersebut Muhammad Fakhriza juga menyerahkan Kartu JKN – KIS yang terbaru untuk Gubernur Arinal Djunaidi dan Keluarga. (Red).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

PTM Akan Digelar, Pelajar Di Batanghari Belum Di Vaksinasi COVID-19

LAMPUNG1.COM, Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat mempercepat proses Vaksinasi Massal COVID-19, terhadap peserta didik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *