Senin , Mei 17 2021
Home / Peristiwa / Diduga Tak Dipinjami Sertifikat Seorang Anak Tega Habisi Nyawa Ayah Kandung

Diduga Tak Dipinjami Sertifikat Seorang Anak Tega Habisi Nyawa Ayah Kandung

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Sungguh tak dapat diterima oleh akal sehat perbuatan yang dilakukan oleh Dwi (31), warga Pekon Bumi Ratu Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, yang mana telah tega menghabisi nyawa Ahmad Kasiam (72) menggunakan sebilah arit yang tak lain adalah ayah kandungnya pada, Rabu (23/10/19) sekira pukul 18.30 Wib.

Dengan kejadian itu Kapolsek Pagelaran Polres Tanggamus AKP Syafri Lubis, SH memimpin langsung penangkapan tersangka saat berada di rumahnya. Setelah itu rumah sakit guna mengetahui kondisi korban.

Dalam keterangannya Kapolsek menjelaskan. “Berdasarkan keterangan tersangka, ia melakukan penganiayaan itu, setelah ayahnya tidak meminjamkan sertifikat rumah yang tujuannya akan digunakan untuk dijaminkan di Bank,” ungkap AKP Syafri Lubis mewakili Kapolres Tanggamus, Rabu (23/10) malam.

BACA JUGA:  Di Masjid Ngrancang, Satgas TMMD Berikan Pelajaran Ngaji

Lanjutnya, sertifikat tersebut akan dijaminkan untuk meminjam uang, karena pelaku akan membayar angsuran sepeda motor yang sudah menunggak 1 bulan dan sisanya untuk modal usaha.

“Tersangka berprofesi buruh bangunan dan baru dua bulan menikah, namun masih satu rumah dengan ayahnya. Niat tersangka meminjam uang di bank untuk modal usaha,” ujarnya.

Dijelaskan AKP Syafri Lubis, awal kejadian sekitar 18.30 Wib, tersangka dan ayahnya ribut mulut di dapur rumah, usai tersangka menyampaikn niatnya meminjam sertifikat tersebut.

Korban tidak mengijinkan karena takut pelaku tidak sanggup membayar angsuran bank, setelah itu karena ayahnya selalu merendahkannya dan tidak mau membantu pelaku dalam kesulitan ekonomi lalu.

BACA JUGA:  Warga Petahunan Bertekad Akan Ikut Gotongroyong Maksimal di TMMD Kodim Banyumas

Merasa sakit hati, tersangka mengambil sebilah arit yang ada didapur bahkan sempat mengasahnya di luar rumah, lalu dia masuk kembali kedalam rumah langsung menghampiri dan langsung mengalungkan arit ke leher ayahnya.

Korban sempat akan merebut arit tersebut, tiba-tiba tersangka langsung menyabit korban sehingga mengenai bagian punggung dan tangan kiri korban sebelah kiri, tepatnya di bawah ketiak sebelah kiri yang mengakibatkan luka robek.

Mendengar keributan dan melihat korban bersimbahh darah, tiga saksi Viki Setiawan, Rasmanto dan Vivi Rofikoh menolong korban dengan membawanya ke RSUD Pringsewu, namun sesampainya di rumah sakit korban meninggal dunia.

BACA JUGA:  Satreskrim Polsek Pagelaran Tangkap Pengguna Sabu

“Berdasarkan keterangan medis, korban meninggal dunia dengan luka sobek dibagian lengan kiri bagian belakang dan punggung kiri sepanjang 25 cm lebar 5 cm. Ia diduga meninggal saat perjalanan ke rumah sakit” terangnya.

Kini anak bungsu dari 2 bersaudara itu, telah menghuni sel tahanan Polsek Pagelaran guna prosesnya menuju meja hijau nantinya.

Terhadapnya, dipersangkakan kasus pembunuhan sebagaimana dimaksud pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 338 KUHPidana.

“Ancaman maksima dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup,”tutupnya. (Adi)

About admin

Check Also

Dramatis.!! Sebuah Rumah Di Pekon Kota Besi Kecamatan Batu Barak Nyaris Terseret Tanah Longsor

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat – Dramatis sebuah rumah milik Rifa’i, Masyarakat pekon kota besi, Tepatnya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *