Minggu , Mei 16 2021
Home / OPINI / Jaga Mulutmu dari Kata-Kata yang Membuat Pilu
https://images.app.goo.gl/k4k6QdkVprHTG71bA

Jaga Mulutmu dari Kata-Kata yang Membuat Pilu

Oleh: Jehaka Barajati

Mulutmu adalah harimaumu. Itulah sebuah peribahasa yang sering kita dengar. Kurang lebih maknanya segala perkataan yang terlanjur kita keluarkan tanpa dipikirkan dahulu berakibat merugikan diri sendiri.

Peribahasa lainnya yang berasal dari bahasa Arab berbunyi,”Lidah lebih tajam daripada pedang.” Maknanya serupa dengan peribahasa sebelumnya. Keduanya mengisyaratkan kita agar selalu berhati-hati dalam mengeluarkan kata-kata.

Dalam pergaulan sehari-hari, kita sering berkomunikasi dengan banyak orang. Kadang bicara dengan sahabat, atasan atau bawahan di kantor, relasi bisnis, guru, murid, dosen, dan mahasiswa. Bahkan, bicara dengan kalangan keluarga sendiri seperti orang tua, mertua, kerabat, anak, dan suami/istri.

BACA JUGA:  TMMD 110 Kabupaten Bojonegoro, Resmi Dibuka

Sadar atau tidak, terkadang kita mengucapkan kata-kata yang tak pantas, sehingga menyakiti lawan bicara. Semua ini terjadi karena bicara itu mudah, sehingga terkadang kata-kata terucap tanpa kendali. Kalau sudah terjadi, tentu bisa berakibat fatal. Hubungan pun bisa menjadi renggang.

Adab dan ilmu menjadi penting dalam menjaga lidah agar tidak asal bicara. Kita harus mau belajar tentang adab dalam pergaulan sehari-hari. Juga harus mau menimba ilmu tentang sifat dan karakter manusia. Keduanya bisa dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Jayadi : Kami Ingin Menjalin Persaudaraan Dengan TNI Selamanya

Menjaga lidah kita dari perkataan yang buruk itu penting. Jika orang sudah sakit hatinya, maka tidak mudah memperbaikinya. Luka fisik itu jauh lebih mudah diperbaiki daripada luka batin. Oleh sebab itu pikirkanlah dulu sebelum kita bicara.

Nabi Muhammad SAW mengajurkan kepada umat manusia, agar selalu bicara dengan perkataan yang baik atau bernilai positif. Setidaknya dipikirkan dulu sebelum mengucapkan sesuatu. Jika belum mampu bicara yang enak dan menyejukkan hati, ya sebaiknya diam.

BACA JUGA:  Pemprov Lampung Gencar Lakukan e-government

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda,“Barang siapa yang beriman kepada Allah SWT dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata dengan perkataan yang baik, atau hendaklah ia diam.”

Selain itu, dalam beberapa ayat suci Alquran pun Alllah SWT menegaskan agar kita selalu mengucapkan kata-kata yang baik. Salah satu ayat di antaranya menyatakan,”Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku,’Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sungguh setan itu (selalu) menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sungguh, setan adalah musuh yang nyata bagi manusia.'” (Al-Isra’: 53).

About admin

Check Also

Atensi kapolda, Satlantas Kembali Amankan Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor

LAMPUNG1.COM,BANDAR LAMPUNG, Sabtu 15 MEI 2021.Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor di Bandar Lampung tertangkap polisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *