Senin , Mei 17 2021
Home / Hukum Kriminal / Lawan Mafia Miras, Bea Cukai Komitmen Junjung Integritas

Lawan Mafia Miras, Bea Cukai Komitmen Junjung Integritas

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Sidang praperadilan antara pengusaha miras berinisial TS vs Bea Cukai kembali berlanjut. Agenda hari ini, Jumat (18/10/2019) yang digelar di PN Tanjungkarang memasuki babak penyerahan kesimpulan persidangan.

Dalam keterangannya, Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Zaky Firmansyah menegaskan lembaganya memegang teguh integritas dalam perang melawan mafia miras.

“Kami berkomitmen menjunjung integritas dan melindungi keselamatan masyarakat. Minuman beralkohol semacam ini tidak memiliki jaminan apapun terutama dampak kesehatannya. Bea Cukai memberi concern khusus terkait kasus ini,” ujar Zaky.

BACA JUGA:  Renovasi MCK Menjadi Sasaran Dalam Program TMMD 109

Untuk diketahui, Kanwil BC Sumbagbar membawahi wilayah antara lain, Lampung, Bengkulu dan Sumatera Barat.

Dipaparkan Zaky, tugas dan fungsi Bea Cukai secara umum sebagai pengutip keuangan negara, melindungi masyarakat dan memfasilitasi perdagangan dan industri.

“Revenue Collector, Community Protector dan Industrial Assistance. Kami mengakui ada banyak tekanan dalam kasus ini. Tetapi kami tegaskan kami tak akan gentar menyatakan perang dengan mafia miras,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bea Cukai Lampung melakukan penindakan terhadap sekira 800-an botol Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) yang tidak dilekati pita cukai yang sah sekira Juli 2019 silam. Penindakan kali ini diharapkan dapat membuka tabir peredaran miras ilegal yang jauh lebih besar lagi.

BACA JUGA:  DPD Partai Berkarya Sosialisasi Penjaringan Caleg Tanggamus 2019

Aksi Bea Cukai tersebut mendapat perlawanan dari pengusaha berinisial TS yang mengajukan praperadilan terhadap penindakan tersebut.

Dari hasil pengembangan, diketahui TS beroperasi lintas provinsi dan saat ini sedang dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk kasus sejenis.

Dalam sidang praperadilan, Bea Cukai mengajukan ahli hukum Universitas Lampung, DR Eddy Rifai, sementara pengusaha miras menghadirkan akademikus dari Pekanbaru, Riau, M Nurul Huda.

BACA JUGA:  Selama Pelaksanaan TMMD, Para Prajurit Akan Tinggal di Rumah-Rumah Warga

Dari informasi yang diterima redaksi, upaya penggembosan aksi pemberantasan mafia miras ini masih akan diikuti oleh pengajuan praperadilan lain dalam kasus yang sama.

“Kami optimis kasus ini akan lanjut ke tahap penuntutan karena apa yang dilakukan oleh Bea Cukai setelah berkoordinasi dengan aparat berwenang bahkan didukung oleh masyarakat telah sesuai dengan prosedur,” jelas Bankum Bea Cukai, Benny Wismo Nugroho usai sidang Rabu dan Kamis hari sebelumnya. (Red)

About admin

Check Also

3.250 Pemudik Rapid Test, 24 Diantaranya Positif Covid-19

LAMPUNG1.COM,Polri telah memutarbalikan 36.468 unit kendaraan terkait larangan mudik Lebaran Sabtu (15/4/2021). Dari jumlah tersebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *