Selasa , November 19 2019
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Praperadilan Pengusaha Miras Ditolak Hakim

Praperadilan Pengusaha Miras Ditolak Hakim

LAMPUNG1.COM, BANDARLAMPUNG – Sidang lanjutan pengusaha miras berinisial TS melawan Bea Cukai terkait penindakan miras ilegal memasuki babak putusan terkait permohonan praperadilan.

“Hakim menolak seluruhnya permohonan praperadilan,” demikian terang Bankum Bea Cukai Lampung, GG Sagala, usai sidang di PN Tanjungkarang, Senin (21/10/2019).

Sagala menyebut pihaknya menghormati keputusan hakim dan menegaskan komitemen Bea Cukai untuk memberantas peredaran Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) yang tidak dilekati pita cukai yang sah.

“Apresiasi yang sangat tinggi untuk pihak pengadilan, aparat penegak hukum dan tentunya masyarakat. Bea Cukai membuka saluran seluas-luasnya untuk masyarakat untuk memberi laporan terkait peredaran MMEA ilegal,” kata Sagala.

Di tempat yang sama, pengacara pengusaha TS, Eva Nora SH menyatakan kliennya menghormati keputusan hakim.

“Klien kami merasa penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai tidak memiliki dasar yang cukup. Tapi kami menghormati keputusan sidang ini,” kata Eva.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengusaha miras lintas provinsi mem-praperadilan-kan Bea Cukai terkait penindakan miras yang diedarkan perusahaanya.

Dalam keterangan pers oleh Bea Cukai, disebutkan TS merupakan pemain lama yang bahkan saat ini berstatus DPO untuk kasus sejenis.

“Bea Cukai berkomitemen memberantas mafia miras ilegal. Selain merugikan keuangan negara, hal ini membahayakan masyatakat terutama generasi muda,” terang Bankum Pusat Dirjen Bea Cukai, Benny Wismo Nugroho, sebelumnya. (red)

459 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

About admin

Check Also

Kapolsek Sekincau Kompol Suharjono Sosialisasikan Penerimaan Polisi Tahun 2020

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat – Kapolsek Sekincau Kompol Suharjono,SH. bersama Kanit Lantas Ipda Sitompul dan kanit …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!