Kamis , November 21 2019
Home / Ruwa Jurai / Lampung Tengah / Riana Sari Arinal Ajak Kader PKK Lampung Tengah Jadi Motor Penggerak Pengentasan Stunting

Riana Sari Arinal Ajak Kader PKK Lampung Tengah Jadi Motor Penggerak Pengentasan Stunting

LAMPUNG1.COM, Lampung Tengah — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengajak seluruh pengurus dan kader PKK Kabupaten Lampung Tengah untuk menjadi motor penggerak dan berada di garda terdepan dalam menekan dan memerangi isu stunting pada anak.
Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Pembinaan Pelaksanaan Metode IVA dan Pencegahan Stunting, di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Sugih, Lampung Tengah, Senin (14/10/2019).

“Isu stunting menjadi hal serius yang harus kita antisipasi bersama. Hal ini sangat penting karena stunting akan berakibat pada menurunnya kualitas SDM generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, Saya menitipkan kepada seluruh kader PKK Kabupaten Lampung Tengah, khususnya yang tergabung dalam Pokja IV untuk bersama-sama menekan dan memerangi isu stunting dalam rangka meningkatkan kualitas pertumbuhan anak yang dimulai sejak ibu mengandung bayinya,” ujar Riana Sari Arinal.

Pembinaan ini, jelas Riana, dilaksanakan di 4 (empat) Kabupaten di Provinsi Lampung yaitu Lampung Selatan, Tanggamus, Lampung Tengah dan Lampung Timur. “Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para pengurus dan Kader PKK dapat memberikan pencerahan atau penyebaran informasi sehingga masyarakat bisa terhindar dari bahaya stunting,” jelasnya.

Lanjut, Riana menjelaskan permasalahan stunting bukan hanya menjadi permasalahan Kabupaten Lampung Tengah ataupun Provinsi Lampung, tetapi Stunting ini sudah menjadi Isu Nasional. “Kita harus memiliki tekad dan niat dalam memerangi dan menekan isu stunting. Dalam kesempatan kali ini, saya menggandeng Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) untuk memberikan pembinaan kepada para kader agar dapat mengedukasi masyarakat khususnya para ibu hamil terkait pentingnya seribu hari sejak masa kehamilan,” jelasnya.

Riana Sari menuturkan edukasi ini sebagai upaya pencegahan dan menekan angka stunting. Dengan melakukan pencegahan ini diharapkan Indonesia kedepan menghasilkan generasi penerus bangsa yang Maju. “Kita sebagai PKK harus menjadi motor penggerak dalam memberikan edukasi dan memerangi isu stunting. Ketika kita terjun ditengah-tengah masyarakat kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu hamil untuk dapat memberikan makanan bergizi dalam menekan dan mencegah terjadinya stunting pada anak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Riana Sari menjelaskan para kader juga harus mengedukasi terkait metode IVA dalam rangka mencegah kanker serviks. “Kanker serviks ini memiliki angka yang cukup tinggi. Kita harus menggunakan pendekatan dengan memberikan gambaran atau contoh yang mudah dan baik kepada ibu rumah tangga,” jelas Riana.

Diakhir sambutannya, Riana Sari berharap adanya kontribusi positif dari seluruh kader secara berjenjang, untuk dapat mendukung semua program pemerintah. “Pemerintah yang kuat pasti ditopang oleh masyarakat yang sejahtera dan mandiri, yang tentunya juga berawal dari Iingkungan keluarga yang sehat dan harmonis,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, Ellya Lusiana Loekman menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua PKK Provinsi Lampung di Nuwo Balak dalam rangka Pembinaan Pelaksanaan Metode IVA dan Pencegahan Stunting.

Dilaporkan peserta pembinaan ini diikuti oleh PKK Kecamatan, Ketua Pokja IV Kecamatan, Bidan desa lokus stunting, dan ketua PKK Kampung lokus stunting. “Harapannya para peserta dapat menyimak dan menerima pelajaran yang diberikan oleh PKK Provinsi Lampung,” harapnya. (Red)

714 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

About admin

Check Also

Gubernur Lampung Berikan (DIPA) ke Bupati Tubaba

LAMPUNG1.COM, Tubaba – Untuk memaksimalkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!