Selasa , Februari 18 2020
Home / Hukum Kriminal / Ada Potensi Pelanggaran Peraturan Pilkades Di Pekalongan Lampung Timur

Ada Potensi Pelanggaran Peraturan Pilkades Di Pekalongan Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Beberapa Oknum diduga akan berupaya melakukan potensi pelanggaran peraturan, yang menjadi rambu dalam kegiatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), di Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Lampung Timur, Wirham Riadi, menjelaskan bahwa yang menjadi landasan Pelaksanaan Pilkades serentak 152 Desa, di Kabupaten Lampung Timur, adalah Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 23 tahun 2019, tentang petunjuk pelaksanaan pemilihan dan pemberhentian Kepala Desa.

Dan jika mengacu pada peraturan tersebut, maka waktu kampanye terahir adalah pada Kamis (14/11) kemarin, tetapi ternyata di Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan, ada pihak-pihak “Tertentu” yang mencoba “Mengakali” Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 23 tahun 2019, dengan berusaha merubah masa kampanye Pilkades dari tanggal 14-16 November 2019.

Pihak Kepolisian dan Pemerintah Kecamatan Pekalongan yang menerima informasi terkait hal tersebut, pada Jumat (15/11), segera mengambil tindakan, dengan memanggil Panitia Pilkades Desa Wonosari, yang menegaskan bahwa tidak diperkenankan merubah waktu kampanye, dan wajib mematuhi Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 23 tahun 2019, sebagai landasan dalam proses Tahapan Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Lampung Timur.

Sebagai informasi, di Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, pada periode Pilkades tahun 2019 ini, terdapat 3 Calon Kepala Desa, yaitu Ahmad Yasin (No Urut-1), Eka Marta Rolis (No Urut-2), dan Suryadi (No Urut-3).

Sementara, Eka Marta Rolis, Calon Kepala Desa Wonosari, Nomor urut 2, yang mengetahui tentang dugaan upaya untuk merubah jadwal kampanye, pada Jumat (15/11) langsung membuat Surat Pernyataan, bahwa pihaknya tidak akan mengikuti upaya untuk merubah Jadwal Kampanye Pilkades, akan tetap patuh pada Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 23 tahun 2019.

“Saya sebagai Calon Kades Wonosari – Kecamatan Pekalongan No Urut 2, tidak akan merubah jadwal kampanye, dan akan tetap mematuhi tahapan Pilkades sesuai dengan Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 23 tahun 2019”, tegasnya.

Dirinya juga mengajak semua pihak untuk tidak membuah situasi gaduh, apalagi memicu konflik atau persoalan hukum, dengan mencoba melanggar peraturan Pilkades yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

“Kita ini mau jadi pemimpin di Desa ini, masak kita mau memberikan contoh kepada warga masyarakat, untuk melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah”, ujarnya. (Eko Arif)

4,944 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Herman BM Didapuk Sebagai Plt Ketua JMSI Lampung

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Pemred Rakyat Merdeka Online Lampung, Herman BM, ditunjuk menjadi Plt Ketua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!