Selasa , Maret 31 2020
Home / Pemerintahan / Bupati Dendi Himbau Desa Tidak Jadi Objek Sasaran Pembangunan

Bupati Dendi Himbau Desa Tidak Jadi Objek Sasaran Pembangunan

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Bupati Pesawaran, Dendi Romadhona berharap kegiatan Pelatihan Perangkat dan Lembaga Desa se-kecamatan Teluk Pandan dapat mendorong kemandirian desa, baik dari aspek sosial maupun ekonomi dalam pembangunan desa.
Dengan terbitnya Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, maka suara desa kini akan semakin didengar.

“Oleh karenanya, desa kini tidak boleh lagi menjadi objek sasaran pembangunan, tetapi harus menjadi subjek yang berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan. Disamping itu desa tidak hanya menjadi lokus pembangunan, tetapi juga sebagai perancang pembangunan yang sesuai dengan potensi kebutuhannya,” jelas Dendi dalam sambutannya di Hotel Yunna – Teluk Betung, Selasa, (26/11/19).

Dirinya menuturkan, Ibarat sebuah wadah, desa dapat menjadi wadah berbagai macam upaya pembangunan lintas sektor dan lintas lembaga. Namun tidak hanya menjadi wadah, desa juga harus bisa menjadi filter untuk menyaring mana program atau kegiatan yang bermanfaat, sesuai potensi dan prioritas pembangunan setempat.

“Spirit Undang-undang Desa telah mendorong adanya pergantian pendekatan, dimana semula pembangunan yang digerakkan oleh masyarakat menjadi pembangunan yang digerakkan oleh desa,” kata dia.

Pada posisi inilah Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa harus dirumuskan secara partisipatif untuk memecahkan permasalahan yang ada di desa. Kontruksi Anggran Pendapatan Belanja Desa (APB-Desa) dengan sumber anggaran dari dana desa, alokasi dana desa, pajak daerah, pendapatan asli desa dan sebagainya, harus dimanfaatkan untuk membiayai RKP Desa.

“Pemerintah desa kedepan harus mampu mewujudkan tata keloala pemerintahan yang baik. Semua unsur didalam pemerintahan desa harus sinergis, tidak saling berbenturan dan memperoleh dukungan dari masyarakat, serta terbebas dari aktifitas yang menghambat proses laju pembangunan,” ujarnya.

Pemerintah juga diharapkan mampu produktif dan memperlihatkan hasil kerjanya yaitu mewujudkan kesejahteraan rakyatnya dengan beberapa capaian indikator yaitu rasa aman, produktivitas, daya beli, serta kesejahteraan spriritual.

“Meskipun agenda kita ini berlangsung dalam waktu yang singkat, namun diharapkan mampu memberikan peningkatan kapasitas bagi Aparatur Desa se-Kecamatan Teluk Pandan dan tidak hanya pada tataran teoritis manajerial, namun juga aplikatif implementatif,” imbuhnya.

Kepada para Narasumber juga diharapkan dapat memberikan wawasan berdasarkan kompetensi keilmuan dan pengalaman praktis dilapangan dalam memperkaya khasanah pemikiran peserta kegiatan.

“Selanjutnya, saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, dan semoga kita semakin semangat untuk mewujudkan Desa yang tangguh dan mandiri,” pungkasnya. (Red)

About admin

Check Also

Sertu Jumadi Ingatkan Bahaya Medsos Pada Remaja Putri Desa Kedungsari

LAMPUNG1.COM, Kudus – Komunikasi Sosial (komsos) merupakan program TMMD 107 Kodim 0722/Kudus terus dilakukan dilokasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *