Kamis , April 9 2020
Home / Pemerintahan / Bupati Dewi Handajani Lantik Maradona Sebagai Kadisdukcapil Tanggamus

Bupati Dewi Handajani Lantik Maradona Sebagai Kadisdukcapil Tanggamus

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani melantik Maradona, S.STP., M.Si., sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanggamus di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, Selasa siang (14/01/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan Kepala Bagian dilingkungan Pemkab Tanggamus.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 821.22-41 Tahun 2020, tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanggamus.

Maradona sendiri sebelumnya menjabat Kepala Bagian Organisasi Setdakab Tanggamus, dan menggantikan Syarif Husein sebagai Kadisdukcapil sebelumnya yang telah purna bhakti beberapa waktu yang lalu.

Bupati dalam pengarahannya menyampaikan agar Kepala Dinas Dukcapil yang baru segera menyusun program-program dan menjalankannya dengan lebih baik kedepannya.

“Karena ini adalah salah satu OPD yang langsung bersentuhan langsung kepada masyarakat, dengan memberikan pelayanan kepada mereka.”

“Ini juga yang menjadi tolak ukur keberhasilan Pemerintah Daerah Tanggamus, juga keberhasilan dari program Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus. Salah satunya tentang pelayanan seperti di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Berikan layanan yang cepat dan juga tepat kepada masyarakat,” jelas Bupati.

“Pelayanan masyarakat jangan sampai dibuat susah. Kepada Kepala Dinas yang baru untuk menjalankan amanah ini sebaik-baiknya. Selalu berkoordinasi dengan jajaran dibawahnya.”

“Coba dievaluasi kembali program-program yang sudah berjalan. Kemudian kantor Disdukcapil sebisa mungkin dibuat senyaman mungkin, saat masyarakat datang. Karena mereka adalah yang datang dari Kecamatan yang jauh. Jangan persulit mereka, jangan buat mereka harus berkali-kali datang dan dibuat susah. Lalu sediakan ruang khusus ibu menyusui, karena banyak dari mereka pada saat membuat dokumen turut serta membawa anak-anaknya. Tolong dipikirkan, jangan sampai terdengar lagi keluhan masyarakat saat membuat KTP dan sebagainya,” paparnya. (Adi)

About admin

Check Also

Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Gelar Patroli Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Sebanyak 148 personil gabungan TNI-Polri yang terdiri dari Lanal Lampung 12 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *