Sabtu , Maret 28 2020
Home / Nasional / Regional Market Update 2019 Kinerja Industri

Regional Market Update 2019 Kinerja Industri

LAMPUNG1.COM, Yogyakarta – Perkembangan pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung dan Sumatra Selatan tercatat melebihi pertumbuhan Nasional demikian data pusat OJK pada pelatihan dan gathering, Jum’at (21/2/2020).

Perkembangan pertumbuhan ekonomi nasional 2019 sebesar 5,02 persen, Sumatera Selatan 5,71 persen dan Lampung 5,27 persen.

Sementara Provinsi Babel mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 3,32 persen. Terendah kedua setelah Provinsi Riau.

Untuk penduduk miskin nasional 9,22 persen dan tiga Provinsi mencatat di atas Nasional yaitu Bengkulu 14,91 persen, Sumatera Selatan 12,56 persen dan Lampung 12,3 persen.

Inflasi nasional 2019 (yoy) sebesar 2,72 persen. Sumatera Selatan 2,06 persen, Jambi 1,27 persen berada di bawah tingkat inflasi Nasional,untuk inflasi tiga Provinsi ldi atas peringkat nasional.

Secara umum pendistribusian di sektor penyedia akomodasi dan makan minum merupakan sektor utama. dari empat Provinsi. Lima provinsi di wilayaj kerja OJK KR 7 Sumatera Bagian Selatan 13,74 persen, kepulauan Bangka Belitung 10,77 persen, Bengkulu 10,10 persen dan Lampung 10,09 persen.

Untuk kinerja perbankan se-Sumbagsel pada tahun 2019 baik dengan pertumbuhan aset 3,85 persen (yoy), DPK 5,12 persen (yoy), kredit atau pembiayaan 4,06 persen (yoy), termasuk perkreditan terjaga pada rasio NPL sebesar 2,87 persen, serta fungsi intermediasi yaitu 110,15 persen.

Dilain pihak market share perbankan syariah se-Sumbagsel pada tahun 2019, Bangka Belitung sebesar 7,8 persen lebih tinggi dibandingkan nasional yang hanya 6,2 persen.

Secara total aset perbankan secara nasional Rp8.725,4 triliun atau 6,2 persen untuk aset perbankan secara Sumbagsel Babel Rp265,5 triliun atau 7,8 persen.

Struktur dana pihak ketiga perbankan didominasi oleh dana murah dan sebagian besar penyaluran kredit atau pembiayaan kepada sektor produktif.
Sektor nasional, dana murah tabungan dan giro sebesar 56,4 persen.

Kinerja kredit pembiayaan se-Sumbagsel Bangka Belitung tahun 2019 secara umum baik dengan NPL 2,87 persen. Kredit pembiayaan produktif tersalurkan pada sektor perdagangan besar dan eceran Rp47,3 triliun atau 22,10 persen dari jumlah kredit.

Sektor NPL kredit produktif tertinggi pada konstruksi 11,1 persen, sedangkan kredit produktif tertinggi pada kredit peralatan rumah tangga Rp52,0 triliun atau 24,32 persen dari total kredit,NPL tertinggi pada KP Ruko atau Rukan atau KPA sebesar 7,2 persen. (Red)

About admin

Check Also

Cegah Covid-19, Kodim Kudus Semprotkan Cairan Disinfektan Diruang Publik

LAMPUNG1.COM, Kudus – Guna mencegah meluasnya wabah virus Corona (Covid-19), Kodim 0722/Kudus melaksanakan gerakan aksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *