Home / Nasional / Mereka Yang Rumahnya Akan Ditempati Satgas TMMD Pantirejo “Harap-Harap Cemas”, Ini Alasannya

Mereka Yang Rumahnya Akan Ditempati Satgas TMMD Pantirejo “Harap-Harap Cemas”, Ini Alasannya

LAMPUNG1.COM, PEKALONGAN – Sangat mungkin, mereka, para warga Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang rumahnya ditempati pasukan selama TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan berlangsung, harap-harap cemas.

Tercatat, sedikitnya ada 20 warga Desa Pantirejo yang rumahnya akan ditempati pasukan. Soal penentuan rumah siapa yang terpilih, tentunya dari pihak Koramil 05/Kesesi dan Pemerintahan Desa sudah mempunyai banyak perhitungan.

Dari 20 rumah warga yang ditempati pasukan itu, diantaranya, ada rumah Helin, Sundriya, Paing, Sriyati, Toni, Tohir, Nuriyah, Mundari, Rohmiyati, Dinarto, Siti Wiyatun, Hamka, Nasichin, Agung Suparno, Suramto, Sahuri

Beragam tanggapan dari para warga yang akan ditempati para pasukan. Sebagian merasa terhormat dan akan berusaha supaya para TNI anggota Satgas yang akan tinggal di rumahnya betah.

”Kalau saya ini sebuah penghormatan, karena rumah saya terpilih menjadi salah satu dari puluhan warga yang akan ditempati pasukan. Ini amanah, tentu kami akan berusaha para TNI yang tinggal di rumah saya bisa betah,’’ ungkap Sundriya kepada Tim Pemdim Pekalongan.

Lain halnya dengan yang diutarakan oleh Suramto, warga Pantirejo yang rumahnya juga kan ditempati pasukan selama TMMD dari Kodim Pekalongan berangsung. ”harap-harap cemas, khawatir kalau tidak bisa memberi pelayanan yang terbaik,” ungkapnya. ”Namun saya akan berbuat yang terbaik, para anggota TNI yang tinggal di rumah saya akan saya anggap sebagai keluarga sendiri.”

Terpisah, Danramil 05/Kesesi, Kapten Inf. Parman mengungkapkan, tinggalnya pasukan, para anggota Satgas TMMD di rumah-rumah warga, adalah merupakan SOP dari pusat. ”Sesuai SOP, memang di TMMD Reguler, pasukan tidak boleh pulang, melainkan harus tinggal di rumah-rumah warga,” jelasnya.

Tentu ada maksud dan tujuan dengan ketentuan, bahwa pasukan harus tinggal di rumah-rumah warga selama pelaksanaan TMMD. Menurut Danramil, agar TNI menyatu dengan warga. Bisa merasakan bagaimana kehidupan masyarakat di pedesaan dengan segala bentuk dan macem persoalannya.

”Nanti mereka akan mengelola keuangan untuk kebutuhan makan sehari-hari secara bersama-sama. Artinya, uang lauk pauk jatah para pasukan akan diterimakan kepada warga yang ditempati akan digunakan untuk memasak bersama, selama pelaksanaan TMMD,” jelas Danramil Parman.

Pesan saya, lanjut Kapten Parman, bersikap baik dengan warga, bantu setiap kesulitan yang ada. Selain itu juga anggap mereka seperti anggota keluarga sendiri, ”ini sebagai salah satu bentuk untuk lebih meningkatkan kualitas manunggalnya TNI dengan rakyat,” tambah Kapten Inf. Parman. (Red)

About admin

Check Also

Satgas TMMD Dan Warga Kompak Bikin Adukan Semen

Lampung1.com,Lamongan – Kekompakkan antara Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 Kodim 0812/Lamongan dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *